Wujud Kepedulian, Rabitah Alawiah Karawang, MWC NU Jatisari Bersama ASPIKA Gelar Pengobatan Gratis

Karawang – Sebagai wujud kepedulian sosial, Rabitah Alawiyah Karawang bersama MWC NU Jatisari lewat ponpes Assyidiqiah dan ASPIKA (Aliansi Pergerakan Islam Karawang) bekerja sama dengan Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia-Korea menggelar pengobatan dan penyuluhan kesehatan gratis.

Acara baksos bertempat di Sekretariat Rabitah Alawiyah Karawang  berlamat di Jl. Raya Cilamaya, Kp. Gempolhaji Rt03/03, Desa Jayamukti, Kec Banyusari, Kab Karawang Minggu (12/01).

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat, khususnya  masyarakat yang kurang mampu untuk berobat.

Ketua Rabitah Alawiyah Karawang, Habib Sholeh Al-Habsy, menyampaikan bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pengobatan gratis dengan target sasaran sebanyak 100 warga. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan kesehatan, asam urat, kolesterol, gula darah dalam tubuh, serta gigi.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah Banyusari.

“Tujuan digelar baksos pengobatan gratis ini tiada lain untuk menggapai ridhonya Allah SWT. Acara pengobatan ini yang pertama diselengarakan oleh Rabitah Alawiyah Karawang, mudah mudahan kedepan akan menjadi agenda rutin untuk dilaksanakan. Kita harus melayani umat, terutama kaum dhuafa yang tidak mampu,” ungkap Habib Soleh, pada www.karawangmetro.com, Minggu (12/01) kemarin.

Sementra itu, Ketua MWC NU Banyusari, Ust Umar Jihad, mengatakan, bahwa kegiatan baksos kesehatan ini sudah dua kali dilakukan, hanya saja yang pertama adalah sunatan masal, dan untuk yang sekarang adalah pengobatan gratis.

“Alhamdulillah, MWC NU Banyusari selalu diberikan kewenagan untuk menggelar baksos, dan dalam kesempatan kali ini bersama Rabitah Alawiyah Karawang lewat ponpes Asyidiqiah dan ASPIKA untuk melaksnakan sunatan masal maupun pengobatan gratis,” jelasnya.

Sementara keterangan salah seorang panitia dari Korea Selatan, Josep, menyampaikan, dirinya bersama tim pengobatan gratis dari Lembaga Pelayanan Kesehatan Mahasiswa Korea-Indonesia akan terus berkeliling indonesia untuk meberikan pelayanan bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Untuk pelayanan di sini kita targetkan untuk 100 orang. Untuk dokternya 2 orang dokter dari indonesia dan 4 orang dokter dari korea,” pungkasnya.(Red Ns).

Berikut adalah link video Pengobatan Gratis yang diselengarakan Rabitah Alawiyah Karawang bersama MWC NU Banyusari dan ASPIKA :

Baca Juga!

Rumah Sakit ‘Seolah’ Terlantarkan Ulfa Balita Penderita Retak Tulang Kepala

Subang, 11-02-2020 – Rasa empati untuk, Ulfa Nur Fitriani Balita berusia 8 bulan yang sejak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com