Tuntut Kenaikan UMK 15% Dan Tolak Kenaikan Iuran BPJS, Ribuan Buruh Datangi Pemkab Karawang

Karawang – Ribuan buruh yang terdiri dari berbagai element tergabung dalam Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP) Karawang berunjuk rasa di kantor Pemda Kab Karawang sebagai titik kumpul, Kamis, (14/11/2019).

Mereka meminta penetapan kenaikan upah UMK (Upah Minimum Kabupaten) sebesar 15%, dan menolak kenaikan iuran BPJS, permenaker 15 tahun 2018, permenaker 28 tahun 2019.

Dan berikut adalah tanggapan dari Ketua PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia) Kab Karawang, Kang Ato kepada www.karawangmetro.com.

“Tuntutan kita hari ini adalah terkait masalah kenaikan UMSK 2020 sebesar 15% dan menolak kenaikan iuran BPJS, terang Kang Ato.

Ato menambahkan, Dalam kesempatan ini kami menolak rencana pemerintah untuk menghilangkan skema kenaikan UMK tanpa solusi yaitu tanpa adanya jaminan upah layak secara nasional, tegasnya.

Kami ingin meluruskan, bahwa tidak melakukan aksi-aksi khusus terkait isu yang beredar yaitu dengan mendatangi beberapa perusahaan dikawasan KIIC dan kawasan lain. Disini kami tegaskan DPC PPMI Kab. Karawang konsisten untuk terus berjuang guna perbaikan upah layak bagi pekerja di kabupaten karawang. Dan kami juga mendesak Pemda Kabupaten Karawang untuk serius menyelesaikan masalah tingginya angka pengangguran di Kabupaten Karawang,” pungkasnya.

Dari pantuan jumlah masa buruh yang mengikuti aksi ini berjumlah ribuan terdiri dari berbagai element seperti FSPMI, KASBI, SPSI, PPMI dan kelompok buruh lain.(Ns).

Baca Juga!

Banyak Anggaran Tidak Jelas Polisi Ditantang Selidiki Dugaan Korupsi Di Disparbud Karawang

KARAWANG – Dugaan tidak beresnya pengelolaan dana publikasi Rp100 Juta di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com