Cerita Dari Myanmar, Sungguh Diluar Nurani Manusia

MYANMAR – Relawan kemanusiaan One Care berhasil memasuki perkampungan Rohingya bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Setelah 4 hari sebelumnya berada di Myanmar. Salah satu tugas utama Relawan One Care adalah menunaikan amanah dari kaum muslimin Indonesia untuk para pengungsi Rohingya. Kampung Sakkibara yang berada di Sittwae merupakan salah satu tempat para pengungsi Rohingya berada.

Relawan One Care tiba di kampong Sakkibara. Kehadiran relawan disambut hangat oleh kaum muslimin Rohingya, salah satunya adalah Syaikh Abdullah. Ia adalah tokoh agama di kampung Sakkibara yang setiap harinya mengajarkan Ilmu agama kepada penduduk setempat.

Donasi Kurban dari Muslimin Indonesia yang berhasil di himpun oleh One Care melalui program “Kurban Asia Afrika” langsung diserahkan kepada Syaikh Abdullah. Ia mewakili pengungsi muslim Rohingya mengucapkan terimakasih kepada para Mudhohi yang telah memberikan hewan Kurbannya kepada para pengungsi Rohingya. Syaikh Abdullah juga mendoakan agar Umat Islam di Indonesia dijauhkan dari kedzaliman seperti yang menimpa kaum muslimin Rohingya.

“Terimakasih banyak kepada Muslim Indonesia atas bantuannya, dan  selalu mendo’akan masyarakat Indonesia agar selalu diberikan keberkahan, kemakmuran dan di jauhkan dari kedzaliman serta pembunuhan sebagaimana yang terjadi di Rohingya sampai saat ini.” Ucapnya Syaikh kepada Relawan One Care, 9/01.

Menurut laporan Abdurrahman Nasution, salah satu Relawan Kemanusiaan One Care, Ia bersama timnya pada hari Jum’at hanya bisa menyalurkan hewan kurban di Kampung Sakkibara. Dikarenakan semua akses jalan yang diperketat dan semua Lembaga kemanusiaan tidak diperbolehkan memasuki kamp-kamp pengungsi Rohingya oleh aparat keamanan Myanmar.

Sunguh ironi, sekedar menyalurkan bantuan kemanusian saja sangat sulit di Myanmar. Apakah nurani manusia sudah tidak bisa melihat kepekaan akan tragedy ini sehingga sekedar membantu mereka saja sagat sulit. Di lapangan sungguh sedikit sekali bantuan dari NGO internasional ataupun dari PBB yang di ijinkan oleh Myanmar untuk  sekedar menyalurkan bantuan.

 

Reporter : Abdurrahman Nasution

Editor : Awan Santosa

 

Baca Juga!

Banyak Anggaran Tidak Jelas Polisi Ditantang Selidiki Dugaan Korupsi Di Disparbud Karawang

KARAWANG – Dugaan tidak beresnya pengelolaan dana publikasi Rp100 Juta di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com