DPD PPNI Karawang Dianggap Mandul

Karawang – DPD PPNI ( Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia ) Kabupaten Karawang merupakan organisasi profesi keperawatan tingkat daerah yang ada dikabupaten karawang, mempunyai tugas dan fungsi sebagai pemersatu, pembina, pengembang serta pengawas keperawatan di Kabupaten Karawang.
Namun, sejak tahun 2018 lalu DPD PPNI Kabupaten Karawang dianggap telah gagal menjalankan fungsinya sebagai pendorong lahirnya kebijakan bagi kepentingan keperawatan yang ada di Karawang, Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Br. Ahmad Rifa’i, S.Kep, Ns, CRM selaku anggota terdaftar di PPNI,
“Sejak 2018 lalu saya berjuang untuk melegalkan praktik keperawatan mandiri di karawang dan sudah disuarakan berkali-kali, bahkan sempat mengadakan pertemuan berulang kali dengan DPD PPNI Kabupaten Karawang terkait hal ini, Namun saya anggap sampai saat ini DPD PPNI Kabupaten Karawang telah gagal menjalankan fungsinya untuk melegalkan praktik Keperawatan Mandiri Di Karawang. Hal ini tentu bertentangan dengan UURI No 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan dan Permenkes RI No 26 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan UURI No 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan sebagai dasar hukum bahwa perawat sudah bisa praktik mandiri, tentu keduanya menjadi kekuatan untuk para Perawat di Karawang untuk bisa melaksanakan Praktik Keperawatan Mandiri ” Kata Br. Ahmad Rifa’i, S.Kep, Ns, CRM kepada karawangmetro.com (26/09).

Foto : Br. Ahmad Rifa’i, S.Kep, Ns, CRM saat pertemuan dengan DPMPTSP, DINKES dan DPD PPNI Karawang at Brits Hotel 1 agustus 2019 dalam agenda Advokasi legalisai Praktik Keperawatan Mandiri di karawang

Br. Ahmad Rifa’i, S.Kep, Ns, CRM menjelaskan lanjut, bahwa perizinan praktik bagi perawat di kawarang tidak hanya soal legalitas, akan tetapi disana juga mendorong kesejahteraan perawat dan menjadi pegangan akan terjaganya martabat perawat dikhalayak umum masyarakat dan antar sesama tenaga kesehatan.

“Salah satu tujuan didirikannya organisasi Profesi PPNI khususnya di Karawang itukan untuk meningkatkan dan mengembangkan martabat perawat, dan bagi saya yang memiliki izin praktik sama dengan memiliki martabat sebagai seorang perawat. Siapa juga yang mau dibilang oknum tenaga kesehatan yang melayani masyrakat tanpa mempunyai izin??? Tapi faktanya sudah sejak tahun 2018 hingga hari ini (26 September 2019) izin perawat untuk praktik mandiri di karawang masih belum bisa dilegalkan, sedangkan sudah sejak tahun 2018 sudah sering kita suarakan dengan mengadakan pertemuan dengan DPD PPNI Karawang. Kalau seperti ini faktanya DPD PPNI Karawang Itu kami anggap mandul ” Pungkas Br. Ahmad Rifa’i, S.Kep, Ns, CRM

Baca Juga!

Banyak Anggaran Tidak Jelas Polisi Ditantang Selidiki Dugaan Korupsi Di Disparbud Karawang

KARAWANG – Dugaan tidak beresnya pengelolaan dana publikasi Rp100 Juta di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com