Buat Acara Yang Berbau Porno Aksi Dan Pornografi Wonderland Karawang Digruduk FPI Dan ASPIKA

KARAWANG-  Manajemen Wonderland Galuh Mas – Karawang malam Minggu sukses menggelar acara hiburan malam berupa penampilan Female DJ (FDJ) tadi malam.

Tetapi parahnya, sang artis yang diundang memakai pakaian yang mengumbar aurat di hadapan laki-laki dan perempuan yang bercampur baur di kolam renang, yang disana memakai pakaian mengumbar aurat sehingga mengundang pro kontra masyarakat terutama dari kalangan umat Islam Karawang.

Melihat hal yang demikian, perwakilan umat Islam Karawang dari ASPIKA dan FPI Karawang menemui manajemen Wonderland, yang pada kesempatan itu diwakili oleh Rudi Irawan dan meminta maaf kepada umat Islam.

Rudi menyatakan Wonderland Galuh Mas meminta maaf terkait acara tersebut kepada umat Islam Karawang. Kedua Wonderland Galuh Mas mengaku kapok untuk menggelar event maksiat FDJ tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Salah satu elemen yang ikut mendatangi pihak manajemen Wonderland, Irwan Taopik selaku Ketua Presidium Aliansi Umat Islam Karawang (Aspika) mengapresiasi permintaan maaf dan pernyataan kapok dari pihak manajemen Wonderland Galuh Mas.

“Kami apresiasi pihak Wonderland yang dalam kesempatan klarifikasi tersebut menyatakan permintaan maaf terkait acara tersebut. Disana disampaikan untuk acara renang malam tersebut adalah yang terahkir,” ucap Irwan Taopik.

Dari FPI (Front Pembela Islam) Karawang yang diwakili oleh Wali Laskar, Ustaz Abdurahman menyampaikan rasa terima kasih pada pihak Wonderland karena sudi menemui perwakilan FPI dan ASPIKA terkait klarifikasi yang mengundang polemik kemarin malam.

Selanjutnya menurut Abdurahman dalam kesempatan tadi pihak Wonderland menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah yang terahkir dilaksanakan karena mengundang polemik.

Selain itu lanjut Abdurahman, FPI dalam hal ini  menyampaikan tidak akan mentolerir segala bentuk kegiatan yang berbau pornografi dan pornoaksi.

Selanjutnya menurut Abdurahman dalam kesempatan tadi pihak Wonderland menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah yang terahkir dilaksanakan karena mengundang polemik.

Ust Khaerul Muslim, yang merupakan perwakilan dari Persaudaran Alumni 212 (PA 212) Karawang mengapresiasi langkah wonderland yang mau merevisi acara yang mengundang pro dan kontra tersebut.

“Patut kita apresiasi permohonan maaf pihak wonderland karena acara renang malam yang mengundang kontroversi tersebut menurut pihak wonderland kemungkinan yang terahkir,” terangnya.

Sementara menurut Kang Narto yang merupakan anggota ASPIKA bidang informasi menyatakan, pihaknya menghimbau agar acara seperti ini adalah terahkir di Karawang.

“Kami berharap tidak ada lagi acara kontoversi di karawang yang menjurus pada porno aksi dan pornografi seperti ini. Kita patut apresiasi permohonan maaf dari wonderlan yang akan meminta maaf ke masyarakat secara tertulis. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” pungkasnya.(Ns).

Baca Juga!

Pasang Tiang Listrik Tanpa Ijin, PLN UPJ Kosambi Digugat Pemilik Lahan

Karawang – Gara-gara pemasangan tiang listrik tanpa persetujuan pemilik lahan, PT PLN UPJ Kosambi Karawang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com