Rintihan CITARUM ,Airku Kini KERUH

Karawang – 19-5-2017
Pantuan di lapangan keadan air sungai Citarum sangat memprihatinkan pencemaran di sepanjang aliran sungai sudah sangat parah hal  tersebut disebabkan karena adanya pembuangan limbah yang berbahaya dari salah satu pabrik kertas dan batu bara .Limbah cair berupa air keruh dan berbusa diketahui rutin dibuang ke dalam aliran sungai  sehingga menyebabkan tercemarnya air Citarum.

Dan banyak habitat air yang mati serta warga banyak yang diserang penyakit gatal-gatal karena sebagian warga di sepanjang aliran  citarum memanfaatka air untuk mencusi ataupun mandi.

“Kondisi tersebut menyebabkan air menjadi keruh dan berbau  Inilah salah satu contoh kelakuan perusahan besar yang abai tanpa memikirkan dampak lingkungan yang di timbulkan oleh limbah tersebut,  padahal aliran sungai ini di gunakan juga oleh sebagian masyrakat untuk kebutuhansehari-hari”.Seperti yang di tuturkan salah satu warga di sepanjang bantaran sungai citarum.

Pemerintah Daerah sebenarnya sudah mengeluarkan aturan jelas mengenai  hal ini seperti  Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor : 10 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun disana sudah di jelaskan dengan gamblang bagaimana harusnya limbah di olah dan sebagainya sebelum di buang.

Melihat hal demikian harusnya perusahan mentaati peraturan tersebut dan pihak yang berwenag bertindak dalam hal ini Bidang Lingkugan hidup dan Pengawasan melakukan sidak memberi sangsi tegas kepada  perusahan agar hal ini di tangani dengan baik, dan harusnya perusahan jangan abai akan hal tersebut serta mentaati aturan yang ada.

Peraturan mengenai aturan limbah dan kualitas air  limbah juga di keluarkan pemerintah pusat seperti yang tertuang dalam peraturan mentri lingkugan hidup Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah.Disana diterangkan jelas bagaimana air limbah sebelum di buang ada tahapan-tahapan yang harus di lakukan agar tidak mencemari lingkungan dan habitatnya, diharuskan  perusahan mempunyai sarana dan prasarana untuk menangani limbah air tersebut.

Apakah Perusahan tidak mengetahui akan hal ini atau sengaja melanggarnya,..?

Kita berharap bukan hanya aktifis lingkungan saja yang bergerak tetapi peran aktif Pemerintah Daerah Karawang yang dalam hal ini bidang lingkungan Hidup dan pengawasan lingkungan ikut mengawasi akan hal tersebut  agar air dan alam di Karawang terjaga tidak terjadi sebagaimana hal diatas.

 

Liputa:M Taopik

Editor: Afifah Khoirunisa

Baca Juga!

LAKSANA (Laskar Siaga Bencana) FPI Tak Kenal Lelah Bahu Membahu Bantu Korban Gempa Lombok

Jakarta, 15/08/2018  – Jauh dari keriuhan konstelasi perpolitikan tanah air yang seolah menenggelamkan suasana duka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *