ASPIKA Sesalkan Jika Siswa Dibebani Biaya Beli Seragam Batik, Anggaran Pendidikan Karawang 1,2 Triliun Lebih!

KARAWANG  – Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA) mendukung pernyataan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H.Endang Sodikin yang menyayangkan terkait permasalahan jual beli seragam batik untuk jenjang ke SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karawang.

Sebenarnya untuk Dikdas tidak boleh Pemerintah Daerah dalam arti di sekolah di SD dan SMP atau jenjang berikutnya itu menjual buku dan menjual seragam berdasarkan Permendigbud nomor 33 tahun 2013 tentang larangan jual LKS dan Seragam di Dikdas. Hal tersebut perlu kita telaah lebih lanjut kaitannya apakah setiap sekolah mengundang masyarakat sebagai wujud resentatif melalui komite sekolah, kita juga harus mengetahuinya,”terang Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin di Gedung DPRD Lantai 2, Senin (24/6/) lusa kepada wartawan.

Kita akan pertanyakam langsung nanti pada jadwal rapat yang sudah ditentukan dengan Pihak Dinas Pendidikan terkait hal tersebut, dengan adanya informasi ramainya jual beli batik dan sebagainya, tegas H.Endang.

Sementara itu, Irwan Taufik selaku Ketua Presidium ASPIKA menyatakan terkait hal ini sangat disayangkan, dan seharusnya tidak perlu terjadi kalau menilik anggaran pendidikan karawang yang begitu besar.

“Patut disayangkan kalau hal tersebut benar terjadi. Dalam hal ini sebaiknya Dewan memanggil dinas-dinas terkait untuk menyelesikan perkara tersebut, ungkap Irwan.

Sebagaimana diketahui pada tahun 2018 untuk bidang pendidikan Pemerintah Daerah melalui APBD menggelontorkan anggaran sekitar 130 Miliar, sedangkan bantuan dari pusat sekitar 1 Triliun lebih jadi total anggaran pendidikan di karawang sekitar 1,2 Triliun lebih. Meskipun peruntukanya sekitar 900 miliar lebih untuk anggaran gaji pegawai, tidak seharusnya biaya LKS dan seragam batik dibebankan kepada siswa, pungkasnya.(Ns).

 

Baca Juga!

Banyak Anggaran Tidak Jelas Polisi Ditantang Selidiki Dugaan Korupsi Di Disparbud Karawang

KARAWANG – Dugaan tidak beresnya pengelolaan dana publikasi Rp100 Juta di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com