Wujud Kepedulian, FPI Karawang Shalat Ghaib Dan Bersihkan Sampah Di Pantai Tanjung Pakis Sekitar Area Kecelakan Pesawat Lion Air JT 610

KARAWANG – Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengundang simpati berbagai kalangan dan ormas. Kecelakan itu mengakibatkan ratusan orang penumpangnya tewas, Senin (29/10/2018). Selain itu menjadi duka yang mendalam yang mengundang rasa empati dari Warga Karawang, bahkan seluruh Indonesia dan dunia.

Untuk menyampaikan duka yang mendalam dengan banyaknya korban tewas akibat jatuhnya Lion Air JT 610 yang belum ditemukan, DPW FPI Kabupaten Karawang bersama Banser mengadakan doa bersama dan shalat ghaib di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

“Kami menggelar shalat ghaib dan doa bersama untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Pakis,” terang  Ust Dayat, Ketua FPI Kabupaten Karawang, usai mengikuti  kegiatan Shalat Ghaib dan Doa Bersama, kepada karawangmetro.com, Minggu (04/11).

Kang Dayat sapaan akrabnya menambahkan, tragedi ini memang diluar kuasa manusia dan takdir Alloh yang tidak bisa dihindari.

“Ini semua ini sudah menjadi kehendak Alloh. Maka, saya atas nama DPW FPI Kab Karawang dan seluruh warga masyarakat di Kabupaten Karawang, turut berbela sungkawa atas tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Kami juga berharap kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Dan kepada para korban yang tewas semoga ditempatkan yang terbaik di sisi Alloh SWT.,” pungkasnya.

Sementara itu menurut wali Laskar LPI Kab Karawang, pada kesempatan ini FPI dan LPI menurunkan sekitar 500 laskar. Sedangkan perwakilan Banser menerjukan sekitar 100 perwakilan untuk kegiatan doa bersama dan shalat ghaib. Menurut rencana sehabis shalat dzuhur akan mengadakan kegiatan bersih-bersih sampah disekitar area jatuhnya pesawat.

“Sesuai hasil rapat DPW FPI Kab Karawang, hari ini laskar akan turun untuk bersih-bersih sampah. Banyak sisa makanan dan bekas sisa makanan berupa botol dan bungkus makanan berserakan di sekitar pantai, hal itu terjadi karena mungkin terkendala sedikitnya jumlah tempat sampah,” ungkapnya. (Zar).

 

 

Baca Juga!

Rumah Sakit ‘Seolah’ Terlantarkan Ulfa Balita Penderita Retak Tulang Kepala

Subang, 11-02-2020 – Rasa empati untuk, Ulfa Nur Fitriani Balita berusia 8 bulan yang sejak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com