Warga Mau Bikin E-KTP Pindahan Malah Dipingpong Petugas Kecamatan dan Disdukcatpil Karawang

KARAWANG, 29/01/2019 – Salah seorang warga pendatang yang memohon berkas biodata riwayat hidup penduduk berikut blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) seumur hidup mengaku menyerah atas proses pelayanan birokrasi yang diterapkan petugas kantor Pemerintah Kecamatan Rengasdengklok hal itu sebagaimana diungkapkan Ny. Erlyta Wulan.

Saat hendak memohon berkas biodata riwayat hidup penduduk baru di kantor Kecamatan Rengasdengklok, Ny. Erlyta Wulan merasa kelelahan mengikuti proses pelayanan yang terkesan saling lempar bola atau mempingpongnya.

“Kemarin saya dari kantor Kecamatan Rengasdengklok dirujuk supaya melengkapi berkas perasyaratan permohonan ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Karawang. Setelah kesana, dengan alasan terjadinya error sistim, dari kantor DIsdukcatpil Karawang saya kembali diarahkan agar kembali ke kantor Kecamatan Rengasdengklok , “terang Erlyta Wulan sebagaimana dilansir dari tintabiru.

Esoknya, Erlita Wulan kembali mendatangi kantor Kecamatan Rengasdengklok dengan harapan bisa mendapatkan berkas biodata riwayat hidup penduduk sebagai warga pendatang baru.

Namun yang terjadi justru petugas pelayanan yang ada di kantor Pemerintah Kecamatan Rengasdengklok maupun bagian operator pelayanan bidang kependudukan menyarankan agar Erlyta Wulan merujuk kembali agar melengkapi berkas persyaratannya di Kantor DIsdukcatpil Kabupaten Karawang.

“Yang saya ketahui, Bupati Karawang telah menjelaskan bahwa sistem pelayanan ini menggunakan sistem online. Kenyataannya, saya harus bolak-balik hanya untuk mengisi registrasi pada berkas syarat permohonan agar biodata riwayat hidup bisa diterbitkan. Faktanya tidak menggunakan sistem online alias masih manual , “herannya.

Hingga saat ini, berkas biodata riwayat hidup penduduk milik Erlyta Wulan belum bisa diterbitkan oleh petugas pelayanan kependudukan yang ada di kantor Pemerintah Kecamatan Rengasdengklok  dengan alasan pada berkas pengajuan warga pendatang baru harus diregister oleh pegawai kantor DIsdukcatpil Kabupaten Karawang.

Wulan akhirnya menyerah untuk mengurus permohonan berkas biodata penduduk saat dirinya mengetahui petugas kantor Kecamatan Rengasdengklok dan petugas Disdukcatpil Karawang saling lempar bola.

“Berkas biodata penduduk tadinya akan saya gunakan untuk melengkapi syarat pengganti dalam melakukan transaksi perbankan, karena saya belum kebagian blanko e- KTP seumur hidup, “tuturnya.

Sebagai warga pendatang baru yang berasal dari Kecamatan Rawamerta, Erlyta Wulan mengaku putus asa di tengah proses permohonan untuk mendapatkan berkas biodata penduduk sebagai warga baru di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, pungkasnya.(red).

sumber :tintabiru.com

Baca Juga!

Jika Pemkab Karawang Tak Jalankan Rekomendasi Kesepakatan Para Pihak, ASPIKA Bakal Gelar Aksi Turun ke Jalan

KARAWANG, 16/09/2019 – Diskusi publik Pro dan Kontra Goyang Karawang yang diselengarakan pada hari Jum’at …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com