Dalam 2 Minggu, 2 Kader PDI-P Ditangkap Kpk

Ust Novel : Menyedihkan Melihat Banyaknya Kader PDI-P Yang Terjerat Korupsi

KARMET NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dalam 2 minggu, 2 kadernya tersangdung masalah korupsi oleh Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Dua kader PDI-P tersebut adalah Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat yaitu sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara dan juga Bupati Purbalingga Tasdi, yang merupakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Purbalingga.

Melihat banyaknya kader PDI-P yang terjerat masalah korupsi tentu hal ini cukup memprihatinkan, dimana sebenarnya partai PDI-P yang sejatinya saat ini adalah partai yang berkuasa dan medapat mayoritas suara rakyat pada pemilu tahun 2014 lalu.

Keprihatinan datang dari tokoh Persaudaran Alumni 212 yaitu, Ust Novel Bamukmin, dan berikut adalah tanggapanya terkait banyaknya kader PDI-P diciduk oleh KPK terkait masalah korupsi.

“Memang kalau kita melihat partai PDI-P saat ini keadaanya sangat memperihatinkan dengan banyaknya kader mereka yang ditangkap oleh KPK terkait masalah korupsi. Saya sendiri tidak mengetahui kenapa banyak sekali kader PDI-P yang bisa tersandung masalah korupsi, apa karena mungkin mereka merasa saat ini sedang berkuasa sehingga ada moment dan mencoba untuk mengelabui negara dan rakyat dengan praktek-praktek korupsi yang sebenarnya sangat merugikan negara dan rakyat Indonesia,” terangnya kepada karawangmetro.com, Rabu (6/6/2018).

Sebagaimana kita ketahui, sebelum kasus Bupati Buton utara dan Bupati Purbalingga, ada kasus-kasus yang juga ramai menyebut nama-nama kader PDI-P, disana ada disebut nama Puan Maharani, Ganjar Pranowo yang di persidangan sering di sebut, tetapi semua tidak diungkap dan tenggelam tidak ada kejelasan atau kelanjutannya lagi. Dan terbaru diberitakan Ganjar Pranowo juga dipanggil KPK tetapi masih mangkir dengan alasan pilkada, kalau kita melihatnya ini seperti mempermainkan KPK.

Maka dari itu kami meminta KPK untuk tegas menelusuri dan menyelidiki kasus-kasus yang menyebut nama-nama kader di partai PDI-P terkait korupsi. KPK dalam hal ini harus berani dan adil untuk tidak tebang pilih kasus, meskipun didalamnya ada nama-nama besar petinggi PDI-P yang sering disebut-sebut di persidangan untuk segera diproses agar masyarakat bisa percaya kepada KPK, pungkasnya.(Ns)

Baca Juga :

Baca Juga!

Ribuan Buruh Karawang Gelar Aksi 12.12, Bupati Sedang Dinas Ke Jakarta

KARAWANG – Aksi demonstrasi  buruh 12.12 yang di gelar oleh Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com