Ust Novel Bamukmin : Pernyataan Hasto Wujud Kepanikan PDI P, Bukan Pada Tempatnya Masuk Ranah Agama Islam

KARMET NEWS – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai agenda ibadah umrah bersama antara Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, tak perlu dikaitkan dengan manuver politik.

“Umrah itu enggak ada umrah politik. Umrah ya umrah, berdoa, bersujud. Enggak ada umrah politik,” kata Hasto saat di Bandung Jawa Barat, Minggu 3 Juni 2018.

Namun, Hasto menyayangkan jika umrah tersebut dilakukan untuk kepentingan politik di Tanah Air menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, dan itu disayangkan olehnya.

“Pertemuan silaturahim, justru kalau umrah dimaknakan secara politik untuk kepentingan politik, malah terjadi pergeseran. Berarti tidak menghayati umrah,” katanya.

Terkait pernyataan Hasto yang merupakan Sekjen PDI P, Ust Novel Ba’mumin dari Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menilai apa yang disampaikan oleh sekjen PDI P tersebut adalah bentuk kepanikan dan bukan pada tempatnya.

“Pernyataan Hasto Kristiyanto bukan pada tempatnya karena sudah masuk ranah agama Islam, sebagaimana kita ketahui saudara Hasto itu kan berbeda keyakinan sehingga sangat bukan pada kapasitasnya untuk mengomentari masalah tersebut dan terlihat sangat gagal paham atas ajaran agama islam,” terangnya kepada karawangmetro.com, Senin (04/06/2018).

Tidak sepatutnya saudara Hasto ikut campur, dan perlu diketahui bahwa ajaran Islam sah-sah saja terkait umrah bersama yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh Agama dan Nasional kemarin. Bahkan, ditempat yang sangat mulia yaitu mekah adalah tempat yang baik bagi umat islam untuk di ijabah doanya. Harapannya tentu para tokoh bangsa yang kemarin bertemu ditanah suci adalah berdoa dan berikhtiar untuk kebaikan Agama dan Bangsa Indonesia.

Perlu diingat, upaya politik umat Islam adalah langkah politik terbaik sebagaimana dihasilkan dari tempat terbaik pula yaitu (Mekah), Rasulullah SAW mengambil langkah politik dari tempat ini pada waktu itu. Sangat perlu diketahui juga, ayat Al Qur’an yang berkenaan tentang masalah politik memang banyak dan sebagian diturunkan di dua kota suci ini yaitu Mekah dan Madinah.

Semoga hasil pertemuan ditempat yang mulia yang dilakukan oleh para tokoh Agama dan tokoh Nasional bersama Habib Rizieq kemarin bisa menjadi acuan bagi umat untuk memilih pemimpin nanti di Pilpres 2019. Dan sebagai umat Islam wajib bagi kita untuk mendukung atas apa yang telah diperjuangkan oleh para tokoh-tokoh yang selama ini gethol membela agama Allah dari apa yang dilakukan oleh penista agama, melawan segala bentuk kriminalisasi terhadap ulama, komunis dan faham kemungkaran yang lainnya yang sejatinya pada saat ini negara sebenarnya dalam kondisi darurat oleh karenanya, ungkap Ust Novel

Diwartakan sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Imam Besar FPI Rizieq Shihab serta para tokoh nasional bertemu di kediaman Habib Rizieq di Mekah, Arab Saudi pada Sabtu, 2 Juni 2018, waktu setempat.(Ns)

Baca Juga : Pertemuan HRS-PRABOWO-AMIN RAIS di “MEKAH” Akan Melahirkan Koalisi Partai Gerindra, PKS, PAN, PBB Yang Didukung Umat Islam di Pilpres 2019

Baca Juga!

Kembali Dana Desa Memakan Korban, Kepala Desa Pancawati Jadi Tersangka!

KARAWANG – Kembali oknum Kades di Karawang berubah status menjadi seorang tersangka. Kades Pancawati, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com