Tidak sesuai Speek, Dua Kotraktor Dipanggil Bupati Karawang Terkait Proyek Pendestrian Trotoar

KARAWANG – Dirasa tidak sesuai spek PT Adhi Karya Perkasa, kontraktor proyek pendestrian Jalan A. Yani, Karawang Barat, Kamis (6/12/2018) dipanggil Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

“Ada dua kontraktor yang kami panggil, yakni pelaksana proyek pendestrian dan proyek rehab total GOR Panatayudha,” ujar Cellica, sesuasi bertemu dua kontraktor tersebut di Kantor Dinas Pekarjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kamis (6/12/2018).

Khusus proyek pendestrian, kata Cellica, Dinas PUPR diminta melakukan evaluasi secara menyeluruh atas kualitas kontruksinya. Sebab, dari hasil peninjuan langsung bupati, ada beberapa titik proyek, yang kualitas kontruksinya sangat rapuh.

“Salah satu yang kami temukan adalah adukan semen yang tidak menyatu. Bahkan ada beberapa bagian trotoar yang telah dipasangi batu alam, di dalamnya terasa kompong saat diinjak,” kata Cellica. Menurutnya, jika proyek tersebut tidak dibenahi dari sekarang, usianya dipastikan tidak akan lama. Diperkirakan proyek itu bakal hancur dalam tiga bulan.

Atas dasar itu, lanjut dia, pemborongnya diminta memperhatikan kualitas pekerjaan. Jika tidak, Pemkab Karawang tidak akan mencairkan dana pemeliharaan yang besarnya 5% dari nilai proyek Rp 15 miliar. Menurut Cellica, pemborong yang mengerjakan proyek tersebut mengaku menununjuk beberapa perusahaan lain untuk melaksanakan proyek tersebut. Akibatnya, ada perbedaan kualitas proyek pada masing-masing titik. Disebutkan juga, saat ini ada 400 pekerja yang terlibat dalam proyek pendestrian tersebut.

“Kami menyarankan kepada pihak kontraktor untuk mengurangi jumlah pekerja agar mudah terkontrol,” kata Cellica.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR, Acep Jamhuri menyebutkan, pihak pengawas sudah banyak menemukan pelanggaran yang dilakukan kontraktor. Misalnya, kualitas pasir yang di bawah standar.

“Sebelum bupati menemukan buruknya kualitas kontruksi proyek itu, pengawas kami telah beberapa kali mengingatkan pemborong untuk memperhatikan kualitas,” kata Acep.(Red).

Baca Juga!

Kembali Dana Desa Memakan Korban, Kepala Desa Pancawati Jadi Tersangka!

KARAWANG – Kembali oknum Kades di Karawang berubah status menjadi seorang tersangka. Kades Pancawati, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com