Tidak Direspon Pemkab Karawang, ASPIKA dan LPI Karawang Berencana Gelar Aksi Tolak LGBT

Karawang – Kemunculan LGBT di Kab. Karawang sangat mengkhawatirkan. Sepuluh bulan lalu, Massa yang tergabung dalam ASPIKA (Aliansi Pergerakan Islam Karawang) menggelar aksi 1000 tanda tangan menolak Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) di lapangan Karang Pawitan, Minggu (04/02). Mereka menolak segala aktivitas LGBT karena bertentangan dengan nilai norma Agama, Pancasila dan UUD 1945.

Pada waktu itu aksi dihadiri oleh perwakilan ormas Islam dan tokoh agama. Diantara tokoh agama yang hadir Ketua MUI Karawang K.H Tajudien Noer, Ketua FPI Karawang Ust Dayat, Ketua GPMK Ust Yudi Kristanto, Ust Ahmad Rofie, Ketua GPII Katawang, Irwan Taopik, Ade Rosadi dari UMIKA, M Iqbal dari Gema Keadilan dan lain-lain.

Sepuluh bulan sudah berlalu akan tetapi belum ada tanggapan dari pemerintah Kab. Karawang. Terkait masalah ini tim karawangmetro.com berusaha untuk mencari informasi kelanjutanya. Dan berikut adalah keterangan Ketua ASPIKA, Irwan Taopik, Kamis (11/10/2018).

Sebelumnya kami sampaikan, ASPIKA dan masyarakat Karawang sepakat menolak LGBT. Kami berharap mereka kembali ke jalan yang benar sesuai fitrahnya,” terangnya.

Kami mengharapkan dalam hal ini Pemerintah Kab Karawang agar lebih aktif memperhatikan masalah yang menyangkut kelangsungan generasi bangsa ini yaitu dengan mengeluarkan aturan berupa Perda yang melindungi generasi bangsa dari bahaya LGBT. Hal itu mendesak untuk dilakukan agar masyarakat Karawang terhidar dari LGBT dan bahaya buruknya. Dan tentu kita berupaya merangkul mereka yang sudah terjerumus kepada prilaku menyimpang tersebut agar kembali ke fitrahnya jika mereka mau bertaubat, tegasnya.

Apalagi terupdate kami membaca dari sebuah media nasional, bahwa ada komunitas LGBT di media sosial karawang yang anggotanya sekitar 6000 orang, ini sungguh miris!

Selanjutnya, kemungkinan kami akan kembali menggelar aksi besar untuk masalah ini, hal ini kami lakukan agar pemangku kebijakan di Karawang sadar dan bangkit bersama kami untuk menyelamatkan generasi karawang dari bahaya LGBT, ungkapnya.

Penolakan keras juga datang dari Wali Laskar DPW LPI Kab Karawang yang disampaikan oleh Wali Laskar, Ust Abdurrahman.

“Kami menolak  LGBT! Dan  karena ini kewajiban kita sebagai umat Islam yang beriman dan juga sebagai bentuk perwujudan dari Amar Maruf Nahyi Munkar kita semua jangan tinggal diam, harus mencegahnya. LGBT adalah penyakit dan perbuatan terkutuk yang dilaknat oleh Alloh. Jika tidak ada tindakan yang nyata dari Pemerintah Kab Karawang terkait masalah ini, maka kita akan melakukan penggalangan massa untuk mendesak mereka agar mengeluarkan peraturan pelarangan segala aktifitas LGBT di Karawang,” tegasnya.

Kami umat Islam dan masyarakat Karawang akan mengkampanyekan untuk menolak LGBT dan memberi pengertian ke masyarakat apa hukumnya dari LGBT. Kami mengingatkan, jangan ada pihak yang mendukung LGBT karena kami tidak akan segan-segan untuk membubarkan komunitas LGBT yang ada. Perbuatan mereka dapat mengundang laknat dari Alloh SWT, pungkasnya.(Ns).

 

 

Baca Juga!

Ust Novel Tanggapi Pernyataan Ketua PSI Yang Tolak Perda Syariah Dan Perda Injil, Usul PSI Dibubarkan Saja

Jakarta – Tokoh nasional Ust Novel Bamukmin, geram dengan pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com