YASPIN (Yayasan Pendidikan Islam Nurul Falah)

Teladani Spirit Nabi Muhammad SAW Dengan Jaga Silahturahmi, YASPIN Tour and Travel Berangkatkan 30 Jama’ah Umroh

KARAWANG – Umat Islam sudah sepatutnya meneladani nilai-nilai dan sikap keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menjaga kerukunan, perdamaian dan keutuhan dalam masyrakat dibingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satu cara mencintai Nabi Muhammad SAW adalah dengan menghidupkan ajaranya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sikap tersebut dinilai sangat penting untuk merekatkan keragaman yang ada di masyarakat untuk persatuan. Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat tidak mudah tercerai berai dan terpapar dengan faham menyimpang seperti, radikalisme, syiah dan sekulerisme.

Salah satu cara untuk mengingat Nabi Muhammad SAW dan meneladani sikapnya dengan perayaan maulid. Perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Pendidikan Islam Nurul Falah ( YASPIN ) beralamat di Desa Pasirmulya Kec. Majalaya, pada Minggu, 09 Desember  2018 berlangsung meriah dengan menghadirkan penceramah K.H Ahmad Salimul Apip dan dihadiri masyarakat sekitar.

“Meneladani Nabi Muhmamad sangat penting sekali karena banyak ahli atau pun pakar yang telah menulis tentang kebesaran beliau bukan disebabkan karena kekuatan harta bendanya, tahtanya atau bala tentara yang dimilikinya. Tetapi kekuatan terbesar dari Nabi Muhammad itu adalah akhlak, budi pekerti, moralitas, mentalitas, spiritualitas, yang dimiliki beliau itu sangat luar biasa,” tutur ketua Yaspin K.H Muhammad Syamsuri, Minggu (09/12/2018) kepada karawangmetro.com

Salah satu jasa beliau yang agung adalah melalui Piagam Madinah, dimana Nabi Muhammad mampu menciptakan perdamaian antar suku dan agama. Masyarakat diajak untuk membangun masjid secara bersama-sama serta membangun pasar agar ekonomi rakyat dapat berkembang.

“Mari umat Islam Indonesia, khususnya di Karawang untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dengan merekatkan semangat persaudaraan dan perdamaian di masyarakat,” tuturnya.

Setelah Nabi Muhammad wafat isi wasiat Nabi, yakni sungguh sangat memuliakan harkat martabat manusia seperti tidak boleh saling menumpahkan darah, tidak boleh saling memakan harta tanpa halal, tidak ada dendam, tidak ada kebencian.

“Di mana Nabi meninggalkan dua perkara yang jika dipegang teguh maka tidak akan pernah tersesat selamanya, yaitu berpegang teguh kepada Alquran dan berpegang teguh kepada Sunnah Nabi. Nah wasiat ini yang mestinya dipegang teguh dan dijadikan pedoman oleh kaum muslimin,” ujarnya.

Dalam perayaan maulid dengan mengambil tema “YASPIN Bershalawat”, dilaksanakan juga acara halal bi halal antar Jamaah umroh Yaspin dan Hifduddurus Santri Ponpes Nurul Falah.

“Allhamdulillah ini adalah kesempatan kali kedua lewat YASPIN tour and travel akan memberangkatkan jama’ah umroh. Untuk jumlah peserta umroh kedua dari tour and travel YASPIN adalah 30 jama’ah,” terang Ust Ono Tarsono.

Acara maulid ini selain menghadirkan K.H Salimul Apip juga dimeriahkan dengan hadroh Al A’zhom dan hadroh Addahlaniyah dari bandung. Untuk acara sendiri berlangsung dengan aman dan meriah sampai selesai dilaksanakan.(Ns).

Baca Juga!

Alhamdulillah, 3 Syech Dari Palestina Kunjungi Indonesia, Disambut Antusias Ormas Islam Karawang

KARAWANG, 18/05/2019 – Bulan Ramadhan 1440 H, 3 Syech Dari Palestina berkunjung ke Indonesia dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com