Suara Din Syamsuddin Atas Muslim Uighur : Jangan Karena Investasi Kita Jadi Bungkam, Jangan Karena Takut Lidah Kita Kelu

Jakarta, 19/12/2018 – Publik dunia selama hampir sepekan ini dibuat terperangga dengan foto dan video penyiksaan yang dialami oleh muslim Uighur di Cina.

Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Din Syamsuddin secara tegas menyatakan bahwa penindasan, persekusi, dan berbagai tindak kekerasan yang terjadi atas muslim Uighur di Cina adalah kejahatan kemanusiaan.

“Itu adalah pelanggaran HAM berat, dan pelanggaran hukum internasional yang nyata,” ujar Din melalui rilisnya, Selasa (14/12/2018) kemarin.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk bersuara terkait penindasan yang terjadi. “Jika tidak bereaksi dan berdalih itu masalah internal Cina, maka betapa lemahnya pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Bukan hanya itu, ia menyebut jika masih diam saja, maka itu menandakan betapa lemahnya iman bangsa Indonesia.

Mantan Ketua Umum MUI Pusat itu lantas mengutip pembukaan UUD 1945, yang mengamanatkan kepada pemerintah untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Jangan karena investasi kita jadi bungkam. Jangan karena takut lidah kita kelu,” tukasnya.

Muslim Uighur merupakan etnis yang menempati wilayah Turkistan Timur atau Xinjiang, Cina. Mereka telah lama mengalami diskriminasi atas status mereka sebagai muslim.

Setelah dilarang menjalankan ajaran Islam, jutaaan dari mereka kini dimasukkan ke dalam kamp-kamp konsentrasi untuk dipaksa meninggalkan akidah yang diyakini agar murtad.(Red).

Baca Juga!

KKN Mahasiswa UNSIKA 2019 Gelar Sosialisasi Tentang Pertanian Dan Penegakan Hukum Lingkungan

KARAWANG, 11/07/2019 – Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengadakan kegiatan Sosialisasi mengenai Sektor Pertanian dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com