Pilkada Serentak 2018, Kandang Banteng Tak Lagi Angker, Paslon Yang Diusung Tumbang Hampir di Semua Tempat

KARMET NEWS – Pilkada serentak menampilkan hasil kejutan. Dihampir merata daerah partai PDI P tumbang dikandangnya sendiri kecuali di Jateng, di Jawa Tengah itupun menang dengan margin yang tidak begitu jauh dari pendatang baru yaitu Sudirman Said. Di Sumatra Utara, Jawa Barat, Jawa timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur Paslon yang diusung Partai Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umumnya ini gagal menang.

Khusus di Pilgub Jabar 2018 dengan margin suara selisih yang begitu sedikit sampai saat ini belum bisa dipastikan siapa pemenangnya. Kejadian ini mirip pada Pilkada sebelumnya yaitu pasangan Aher dinyatakan kalah di hasil survei ‘quick cout’ tetapi menang dihasil hitung asli ‘real count’ dari calon Rieke Diyah pitaloka.

Keadaan pilkada tahun ini memperlihatkan peta politik masyrakat khususnya Jawa Barat mengalami perbedaan jauh. Pasangan yang di usung PDI P mendapatkan jumlah suara jauh dari yang diharapkan dan menempati nomer buncit dari ke empat paslon.

Sebagai contoh, Pasangan nomor urut 2 yang diusung PDI Perjuangan, TB Hasanudin- Anton Charliyan contohnya di PPS Mekarsih, Kecamatan Banyusari, Karawang, yang dikenal sebagai daerah basis PDIP (Kandang Banteng) justru kalah telak dan hanya mendapat 178 suara.

Ketua PPS Mekarasih mengatakan, hasil rekapitulasi perolehan suara PPS Mekarasih, pasangan Hassnah kalah hanya mendapatkan suara 178 suara, kalah dari pasangan Asyik yang memperoleh suara 400 suara.

“Pasangan Hasanah kalah telak di kandang banteng, perolehan suara paling buncit,” kata Asep Buhori , Rabu (27/06/2018).

Sementara perolehan suara paling unggul Paslon nomor 4 Deddy-Dedi, kedua Paslon Rindu memperoleh 577 suara, selisih jauh dengan Paslon nomor dua. Jumlah DPT 3.140 orang, yang hadir hanya mencari 1980 orang, berarti tingkat kehadiran hanya 62 persen.

“Tingkat kehadiran sekitar 62 persen dari jumlah pemilih DPT,” pungkasnya. (ZAR)

Baca Juga!

Ust Novel Tanggapi Pernyataan Ketua PSI Yang Tolak Perda Syariah Dan Perda Injil, Usul PSI Dibubarkan Saja

Jakarta – Tokoh nasional Ust Novel Bamukmin, geram dengan pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com