Orang Hebat Tidak Selalu Berprestasi, Team Work Adalah Solusi

09 Oktober 2017 , Redaksi karawangmetro.com

Pada suatu hari perbincangan dengan teman saya seorang wartawan yang sudah cukup berhasil dalam hal ilmu jurnalistik, Dia mengatakan bahwa dia pernah beberapa kali merekrut orang-orang yang dianggapnya baik dan berprestasi di beberapa tempat, tetapi pada saat ditempatkan di perusahaan media yang dikelola nya tidak memperlihatkan prestasinya. Saya juga pernah memikirkan hal tersebut, seandainya saya bisa merekrut orang yang saya lihat berprestasi di tempat lain, tentunya dapat membawa karawangmetro.com ke posisi yang lebih baik lagi. Tetapi saya sangat menyadari bahwa seperti di dalam permainan olah raga contoh nya basket, sepak bola, dan permainan lainnya yang menentukan keberhasilan adalah tim bukan personal individu yang hebat. Pemain yang hebat di team yang lain, belum tentu akan menjadi hebat di tempat lain. Begitu juga sebaliknya, mungkin wartawan tersebut handal dalam hal liputan berkaitan dengan satu hal tertentu, belum tentu juga dia handal dalam liputan berita criminal atau yang lain.

Yang paling mudah adalah dengan mengamati pertandingan olah raga, misalkan sepakbola. Lionel Messi kalau dimasukan ke dalam klub bola yang ada di lingkungan saya, dan diminta bertanding di pertandingan piala dunia misalnya, pasti kelompok lingkungan saya masih sulit untuk memenangkan pertandingan. Walaupun ada lionel messi di dalamnya. Prestasi seseorang di dalam suatu lingkungan pasti harus ditunjang dengan kelompok lain, yang dapat bekerja sama secara team.

Saya belajar dari kakak saya yang sukses menjadi pengusaha dibidang kesehatan, yang selalu mengedepankan team dibandingkan kerja individual. Sehingga “Assyifa center” dapat menjadi perusahan besar dan bertahan lama. Jadi yang pertama kali dibentuk adalah bagaimana sesama anggota team dapat saling bekerja sama.Teman saya berandai-andai dan mengatakan seandainya saya dapat merekrut wartawan hebat di bidangnya, pasti karawangmetro.com yang saya pimpin akan cepat sekali naiknya. Tetapi dalam hati saya mengatakan tidak. Karena kalau kita merekrut orang-orang hebat di bidangnya dari banyak perusahaan, semua orang yang di rekrut tadi ingin menjadi hebat di tempatnya dia bekerja, kalau semua ingin menjadi leader tentunya kerja sama team tidak akan terbentuk. Karena mereka sudah membawa egonya masing-masing ke karawangmetro.com.

Kalau seperti itu jawabannya apakah saya tidak dapat merekrut wartawan hebat dari tempat lain? Jawabannya adalah bisa, tetapi dalam hal ini berbeda tujuan. Dalam kasus teman saya itu, dia mengharapkan dengan merekrut orang-orang hebat dari perusahaan akan tumbuh dengan sendirinya menjadi hebat. Tujuan ini yang salah, perusahaan tidak dapat bertumbuh dengan sendirinya, tetapi harus ada orang yang mendorong agar perusahaan menjadi tumbuh, disini peran leader akan terlihat sekali. Kalau seorang leader mempunyai visi yang jelas akan kemana membawa perusahaannya, maka pada saat akan membawa perusahaan naik, dia memerlukan orang-orang yang hebat, dan dia tahu persis orang hebat semacam apa yang diperlukan untuk menumbuhkan media ini.

Tujuan ini tidak boleh terbalik, jadi kita harus mempunyai visi dahulu, kemudian baru mencari orang-orang yang cocok untuk mencapai visi itu. Kalau kita mencari orang-orang hebat kemudian ditempatkan di sini, orang-orang hebat tersebut dalam bekerja tidak mempunyai arah, atau karena mereka orang hebat maka masing-masing orang akan menentukan visinya masing-masing untuk diterapkan disini, sehingga perusahaan tidak mempunyai arah yang jelas.

Pelajaran yang saya dapatkan

Untuk mengembangkan suatu media tidak dapat dilakukan dengan cara merekrut orang-orang yang hebat, tetapi pemilik perusahaan atau CEO atau Presiden Direktur perusahaan tersebut harus sudah mempunyai visi yang jelas, kemudian baru menentukan orang seperti apa yang dibutuhkan untuk mengembangkan perusahaannya. Jadi untuk mengembangkan perusahaan kita tidak dapat berharap pada orang lain untuk mengembangkannya. Harus ada seseorang yang memberikan arah agar perusahaan dapat bertumbuh dan berkembang. Dan sudah sanggat tepat langkah yang diambil karawangmetro.com dengan rekrutment dan training swadaya yang di harapkan akan membantu sirkulasi berita dan semua orang akan memberi kontribusi yang jelas dan akan  merasa media ini adalah milik mereka sendiri dan milik umat. Semoga saja!

 

Baca Juga!

Ust Novel Tanggapi Pernyataan Ketua PSI Yang Tolak Perda Syariah Dan Perda Injil, Usul PSI Dibubarkan Saja

Jakarta – Tokoh nasional Ust Novel Bamukmin, geram dengan pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com