Mengasah Mental Untuk Jadi Pemenang Dengan Terus Belajar

Karawang, 30 July 2018

Saya sering mendengar untuk menjadi nomor satu harus mengalahkan yang lain. Apakah ungkapan ini benar? Yuk kita simak uraian berikut.

Dalam dunia bisnis prinsip untuk menjadi nomor satu harus mengalahkan yang lain untuk dapat menguasai pasar. Strategi yang dilakukan adalah dengan mematikan lawan-lawan yang ada di pasar tersebut.

Ada sebuah cerita yang pernah saya baca, tentang seorang guru di dalam kelas sedang mengajar. Sang guru membuat garis lurus mendatar di papan tulis sepanjang 1 m. Kemudian dia menanyakan pada muridnya siapa yang dapat memperpendek garis lurus tersebut. Seorang murid maju dan menghapus garis tersebut sepanjang 20 cm, sehingga garis lurus tersebut tinggal 80 cm.

Sang guru bertanya lagi siapa yang dapat memperpendek garis tersebut. Lalu dua orang murid mengangkat tangan dan keduanya melakukan hal yang sama. Mereka menghapus garis tadi hingga panjang garis tinggal 50 cm. Sang guru menanyakan lagi pada para muridnya, siapa yang dapat memperpendek garis tersebut.

Murid yang keempat maju, dan yang dilakukan adalah dengan sedikit metode yang berbeda, Murid tersebut menggambar garis lain yang sejajar,akan tetapi  panjangnya 1 m. Maka garis yang tinggal 50 cm menjadi terlihat lebih pendek karena ada garis yang lebih panjang.

Kemudian sang Guru menerangkan bahwa jika kita ingin menjadi yang terpandai, haruslah belajar dengan giat sehingga kepandaiannya melebihi yang lain. Jangan dengan menjelekan yang lain sehingga kamu terlihat menjadi yang paling pandai.

Di dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar kata persaingan, kata persaingan sendiri mempunyai konotasi untuk bersaing agar kita bisa mendapat  peluang. Sering juga saya mendengar dalam persaingan strategi yang dilakukan adalah bagaimana caranya mematikan lawan. Sehingga kita menang karena tidak ada lawan lagi. Cara seperti ini adalah yang dilakukan oleh murid-murid yang menghapus garisnya menjadi lebih pendek. Dunia tidak akan mengalami kemajuan apapun kalau kita selalu bersaing dengan mematikan atau mengalahkan lawannya.

Saya lebih suka menggunakan kata berlomba, untuk dapat mempunyai peluang  dari suatu produk yang lebih besar. Maka kita perlu berlomba untuk merebutkan peluang  tersebut tanpa harus memikirkan bagaimana caranya membunuh lawan.

Untuk pribadi juga sama, pada saat kita bersaing dengan orang lain, sering kali kita memikirkan bagaimana caranya agar kita menang. Misalnya dengan menjelek-jelekan lawan, harapannya lawan menjadi jelek dan dirinya akan menang. Sebetulnya perbuatan seperti ini akan dinilai oleh orang lain berbeda. Kalau kita menjelekan orang lain dengan harapan orang lain akan melihat kita lebih baik. Sebenarnya itu hal yang keliru karena setiap orang dapat menilai orang lain.

Mereka mengatakan kalau Membuat garis yang lebih panjang, sebenarnya kita perlu bekerja keras untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai prestasi. Kita pelajari medan dan bagaimana kita dapat menundukan medanterjal  tersebut menjadi lebih mudah. Dengan meningkatkan kualitas kemampuan dan produk serta skill kita.

Pelajaran Yang Didapat

Setelah saya tahu pelajaran di atas bahwa untuk menjadi pemenang haruslah berusaha keras untuk benar-benar mempunyai kualitas seorang pemenang. Saya adalah seorang yang senang dengan tantangan, selalu ingin menjadi orang yang nomor satu. Kadang saya suka meremehkan orang lain agar saya dianggap orang yang hebat.

Setelah saya belajar bahwa merendahkan orang lain adalah salah satu kesombongan, dan saya tahu persis bahwa orang yang sombong sulit untuk berhasil. Terutama pada saat usaha yang kita lakukan jatuh sampai terpuruk tidak ada solusi. Di situlah saya mulai merasa bahwa kemampuan saya sebetulnya tidak ada apa-apanya. Mulailah saya belajar untuk rendah hati dan dapat menghargai orang lain.

Ternyata saya merasa bahwa banyak hal yang belum saya ketahui. Semakin belajar, semakin banyak lagi yang ingin diketahui. Di situlah saya menyadari bahwa begitu banyak hal yang belum saya ketahui, padahal sebelumnya saya merasa sudah menguasai banyak hal.

Kesimpulan, untuk menjadi pemenang harus mau terus menggali apa yang belum kita ketahui. Sehingga kita mempunyai kemampuan terus bertambah untuk menjadi lebih baik.(IdH)

Baca Juga!

Ribuan Buruh Karawang Gelar Aksi 12.12, Bupati Sedang Dinas Ke Jakarta

KARAWANG – Aksi demonstrasi  buruh 12.12 yang di gelar oleh Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com