Dumtruck yang beoperasi keluar masuk di area tambang tanah Desa Krajan

Menganggu Lingkungan dan Kesehatan, Warga Desa Krajan Tolak Tambang Galian Tanah

KARMET NEWS, (23/05/2018) – Warga Desa Kopo dan khususnya warga masyarakat kampung Krajan RT 006 / RW 003 Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, merasa terganggu dan keberatan dengan adanya aktivitas tambang galian tanah, warga merasa tidak nyaman.

Sebagaimana dikatakan oleh pak RT setempat, Aceng, kepada karawangmetro.com, Selasa, (22/05/2018) kemarin.

“Kami keberatan dengan adanya tambang galian tanah tersebut, jalan kotor dan rusak, lingkungan menjadi terganggu,” terangnya.

Dampak dari adanya aktivitas galian tanah tersebut mencemaskan kebersihan Lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar, dan juga khususnya pada bulan ramadhan seperti saat ini tentu sangat menggangu aktifitas ibadah warga di lingkungan Kampung Krajan dari aktivitas galian tanah tersebut.

Sebagai bentuk penolakan puluhan warga sudah menandatangani surat keberatan, agar pihak kontraktor segera menghentikan aktivitas galian tanah merah tersebut, ujarnya

Sementara itu salah satu tokoh pemuda setempat, Bayu, merasa geram dengan apa yang terjadi dilingkunganya, pasalnya pihak kontraktor tidak mengindahkan surat pernyataan keberatan yang telah di tandatangani warga masyarakat kampung Krajan.

“Saya tidak ada urusan dengan bapak terang sopir truck,  mereka memaksakan agar mobil dumtruk bisa keluar masuk di lahan galian tanah tersebut, ungkapnya.(AHY)

Baca Juga : Kurun Waktu Seminggu 13 Orang Pengedar Narkoba Jaringan Antarkota dan Provinsi, Berhasil Diringkus Polres Karawang

 

 

Baca Juga!

Kembali Dana Desa Memakan Korban, Kepala Desa Pancawati Jadi Tersangka!

KARAWANG – Kembali oknum Kades di Karawang berubah status menjadi seorang tersangka. Kades Pancawati, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com