Masjid Al Jihad Karawang Jaman Now, Aman, Nyaman Dan Khusyuk Untuk Ibadah

Karawang – Sejak dirombak kepengurusan DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Al Jihad, dan sekarang di Ketuai oleh H Asep Irawan Syafe’i atau (Kang AIS) perubahan Masjid Al Jihad jelas terlihat. Diantaranya adalah keteraturan, keamanan dan kebersihan masjid yang kini jelas terlihat, Masjid menjadi bersih dan rapi sekaligus aman.

Dan berikut penelusuran team karawangmetro.com yang siang tadi berkesemoatan menyambangi dan melihat keadaan Masjid Al jihad Karawang dan perubahanya.

Dalam segi kenyamanan team pengurus DKM Masjid Al Jihad merombak hampir seluruh bangunan Masjid, mulai dari pemasangan canopi, memperbaiki tempat wudhu pria, interior masjid, hingga pemasangan 4 unit pendingin ruangan yang bisa menambah kenyamanan dan kekhusyukan jama’ah Masjid Raya Al Jihad dalam beribadah.

Dalam segi peningkatan ibadah, Masjid Al Jihad kini semakin ramai dengan berbagai macam kegiatan kajian rutin.

Sedangkan untuk meningkatkan kwalitas ibadah dan kekhusukan para jama’ah yang beribadah di Masjid Raya Al Jihad pengurus Masjid mendatangkan 2 orang tanfidz Al Qur’an tingkat nasional, yang senantiasa berada di lingkungan Masjid Al Jihad selama 24 jam secara bergantian menjadi Imam. Untuk pelayanan jama’ah, 2 orang marebot khusus sebagai penjaga kebersihan dan kenyamanan.

Dalam segi Khutbah jum’at, pengurus mendatang para khatib yang memiliki kwalitas yang bagus dari segi pemahaman Agama dan Aqidah, Seperti halnya siang tadi, Jum’at (16/02), khatib adalah Ustad yang selama ini dikenal cukup gethol dalam memerangi aqidah bathil yang tercampur dengan kesyirikan yaitu Ust Tomy Miftah Faridh.

Dalam isi khutbahnya diterangkan tentang bahaya syirik yaitu dengan mendatangi Dukun dan Peramal.

“Bahwa barang siapa yang mendatangi Dukun/Peramal maka shalatnya tidak akan di terima oleh Alloh selama 40 hari,” jelasnya.

Masih dalam materi khutbah jum’atnya, selain membahas bahaya syirik dan perdukunan, Ust Tomy Miftah Faridh juga menerangkan tentang bahaya Jimat. Pelaku Syirik dan yang mengunakan jimat akan menjauhkan pelakunya dari agama dan bisa menyebabkan perbuatan yang mengarah kepada perbutan kafir bagi pelakunya kalau tidak bertaubat dari perbuatanya tersebut.

Semoga kedepana perubahan yang terjadi di Masjid Al jihad bisa di contoh di masjid-masjid yang ada di Karawang, dan untuk Masjid Al Jihad semoga tetap istiqomah untuk para DKM nya.(Ns)

Baca Juga!

Kembali Dana Desa Memakan Korban, Kepala Desa Pancawati Jadi Tersangka!

KARAWANG – Kembali oknum Kades di Karawang berubah status menjadi seorang tersangka. Kades Pancawati, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com