LBP Dilaporkan Ke Bawaslu Oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA)

Jakarta – Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu. Laporan ini dilakukan ACTA karena Luhut memberikan amplop kepada Kiai Zubair Muntasor di Bangkalan, Madura.

Menurut Koordinator ACTA, Hanfi Fajri mengatakan apa yang dilakukan Luhut dengan memberi amplop patut diduga untuk meminta dukungan agar memilih pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kedatangan Menko Maritim Luhut dengan memberi amplop pada kiai Zubair patut diduga untuk meminta dukungan agar mendukung capres cawapres nomor 01 Jokowi-Ma’ruf,” jelas Hanfi di gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat 5 April 2019.

Hanfi menjelaskan ucapan Luhut soal pilih baju putih identik dengan Jokowi-Ma’ruf. Apalagi sebagai capres petahana Jokowi berulang kali menyampaikan hal tersebut.

Selain itu, Luhut dalam kapasitasnya sebagai Menko Kemaritiman seharusnya netral. Atas pelanggaran tersebut, ACTA melaporkan Luhut telah melanggar pasal 285 ayat (1) dan (2) juncto pasal 547 undang undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu

Ia menjelaskan pasal 285 ayat (1) menyatakan pejabat negara, pejabat fungsional dalam jabatan negara serta aparatur sipil negara lainnya dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap peserta pemilu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye.

Sedangkan, ayat (2) menyatakan larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi pertemuan, ajakan, imbauan, seruan atau pemberian barang kepada aparatur sipil negara dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga dan masyarakat.

Adapun pasal 547 dalam UU Pemilu merupakan ancaman pidana bagi pelaku. Dimana pasal tersebut berbunyi setiap pejabat negara yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan peserta pemilu dalam masa kampanye, dipidana dengan penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp36 juta.

“Berdasarkan hal-hal tersebut maka ACTA melaporkan Menko Maritim Luhut Binsar panjaitan ke Bawaslu. Agar dapat diperiksa dan diberikan sanksi hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.(Red-ns).

 

sumber : viva

Baca Juga!

Rumah Sakit ‘Seolah’ Terlantarkan Ulfa Balita Penderita Retak Tulang Kepala

Subang, 11-02-2020 – Rasa empati untuk, Ulfa Nur Fitriani Balita berusia 8 bulan yang sejak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com