KORSA Bagikan Tajil Ditempeli Sticker #2019Ganti Presiden, Istana Menanggapi : “Naudzubillahimindzalik”

KARMET NEWS, 26/05/2018 – Aksi sosial yang dibuat oleh Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) dengan membagikan takjil yang ditempeli stiker #2019GantiPresiden.

Melalui Ketua Korsa, Amirullah Hidayat mengatakan rencana pembagian takjil itu akan berlangsung selama 20 hari ke depan, dimulai dari kemarin ada 300 takjil yang dibagikan di depan Masjid Cut Meutia dan hal tersebut akan berterusan selama 20 hari kedepan.

“Kegiatan hari ini kita melakukan pembagian takjil bagi masyarakat yang ingin untuk buka puasa, takjil #2019GantiPresiden. Program ini adalah untuk mengingatkan rakyat Indonesia bahwa 2019 Jokowi cukup harus diganti, cukup sampai di situ aja,” kata Amirullah.

Mengenai program pembagian takjil takjil yang ditempeli stiker #2019GantiPresiden mendapat tanggapan dari pihak istana. Melalui Ali Mochtar Ngabalin, yang merupakan pejabat Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Kedeputian IV yang menyoroti perkara tersebut dengan mengatakan ‘Naudzubillahimindzalik’, Jumat (25/5/2018) sebagaimana dilansir detik.com

Ngabalin mempersilahkan siapa pun melakukan apa saja untuk menaikan elektabilitas. Bahkan dia juga menyindir untuk tidak hanya membuat takjil, tapi juga tarawih ganti presiden.

“Apa saja yang bisa mereka lakukan, lakukanlah untuk menaikkan elektabilitas, mempopulerkan dan segala macam, silakan saja. Apa saja yang mereka bikin, sesuka hatinya, mau nanti tarawih lagi, tarawih ganti presiden boleh, mau subuh ganti presiden, mau salat malam ganti presiden, mana-mana saja, sesuka hatinya, sepuas hatinya,” ujarnya.

Menurutnya, politik merupakan seni mengelola pikiran, rasa, dan hati. Dia meminta pihak lawan bersabar untuk menunggu waktu kampanye.

“Politik itu kan indah, politik itu kan seni dalam mengelola pikiran, rasa dan hati untuk perbuatan. Sabar-sabar sedikit kenapa sih, ada waktunya, jadi sabar-sabar saja. Jadi nanti kalau semakin banyak gaya yang tidak masuk akal, tidak rasional, nanti orang menilai ‘kepingin berkuasa kebelet banget sih?“pungkasnya. (AHY)

 

 

Baca Juga!

Kembali Dana Desa Memakan Korban, Kepala Desa Pancawati Jadi Tersangka!

KARAWANG – Kembali oknum Kades di Karawang berubah status menjadi seorang tersangka. Kades Pancawati, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com