Ketua GPII Karawang: Cikampek Memenuhui Syarat Menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB)

Karawang – Muncul wacana dan desakan dari warga Cikampek terkait pemekaran wilayah. Pemekaran Cikampek dianggap sudah layak karena perkembangan ekonomi, budaya, politik, dan faktor pendukung lainnya di wilayah ini dirasa cukup mumpuni untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Umum PD Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Karawang Irwan Taufik, yang mendukung penuh Cikampek menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Cikampek.

Menurut Irwan, sudah menjadi cita-cita perjuangan dari para tokoh dan warga Cikampek dan sekitarnya.

“Kami mendukung terbentuknya Kota Cikampek untuk lebih mandiri mengelola warganya, memperpendek rentang kendali pelayanan publik yang kemudian mensejahterakan warga,” ujar Irwan, kepada www.karawangmetro, Senin (2/9/2019).

Menurut Irwan, CDOB Kota Cikampek adalah salah satu usulan dan prioritas pemprov Jabar untuk terbentuknya kota mandiri.

Dan pemerintah Induk dalam hal ini Kabupaten karawang, menurutnya harus mendukung penuh upaya penataan daerah baru tersebut. Meski begitu, Irwan enggan menyebut jika wacana pemekaran ini mencuat akibat dari Pemkab Karawang yang tidak maksimal mensejahterakan warga Karawang, khususnya daerah Cikampek.

“Saya kira agak subjektif yah. Tapi intinya ketika warga menginginkan memekarkan diri dari wilayah induk dan hal ini diamini Pemprov Jabar, maka pemerintah induk harus mengikuti  kewengangan pemprov dengan azas dekonsetrasi tersebut,” katanya.

“Karena ketika rentang kendali lebih terkendali maka kemampuan Pemerintah baru yang terdiri dari rencana 6 Kecamatan ini lebih terkelola menuju kesejahteraan warganya,” papar Irwan.

Dikutip dari pojok jabar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Acep Jamhuri, mengatakan, pemekaran Cikampek membutuhkan persiapan matang.

Meski setuju, kata Acep, Pemkab Karawang sendiri mengaku belum bisa dalam waktu dekat mewujudkan berdirinya Kota Cikampek.

“Itu membutuhkan waktu, tidak akan secepatnya dilakukan (pemekaran). Apalagi itu membutuhkan biaya besar, sementara kita masih kesulitan soal anggaran,” ungkap Acep. (Red Ns-eg).

Baca Juga!

Jika Pemkab Karawang Tak Jalankan Rekomendasi Kesepakatan Para Pihak, ASPIKA Bakal Gelar Aksi Turun ke Jalan

KARAWANG, 16/09/2019 – Diskusi publik Pro dan Kontra Goyang Karawang yang diselengarakan pada hari Jum’at …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com