Forum Suara Umat Karawang Gelar Diskusi Terkait ‘Pro & Kotra Festival Internasional Goyang Karawang’

KARAWANG – Gelaran ‘Festival Internasional Goyang Karawang’ mendapat penolakan sekaligus mengundang Pro dan Kontra ditengah masyarakat, khususnya dari berbagai ormas Islam yang ada di Kab.Karawang. Mereka menilai event tersebut tidak tepat digelar saat ini ditengah kondisi masyarakat karawang yang sedang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih, ditambah masalah lain seperti banyaknya pengangguran.

Selain itu, ormas Islam berpendapat hal tersebut sebagai bentuk kemungkaran yang menjurus kepada “kasful aurot”. Dan juga sebagai bentuk penghaburan anggaran, karena untuk event ‘Festival Internasional Goyang Karawang’ kabarnya menghabiskan dana APBD kurang lebih sekitar Rp 2,5 miliar.

Menyikapi penolakan acara tersebut maka akan diadakan diskusi publik oleh ’Forum Suara Umat Karawang’ pada hari Jum’at, 13 September 2019, Bada Jum’at bertempat di Lapak Kopi, Karawang Kota. Dan berikut adalah tanggapan Ketua panitia penyelengara Kang Ahmad Nopian kepada www.karawangmetro.com, Selasa (09/10/2019).

“Krisis moral yang menimpa bangsa ini seolah bola salju yang terus menggelinding dan terus membesar. Upaya demi upaya dilakukan untuk menahan laju imoralitas oleh pemerintah maupun elemen bangsa demi mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Hal yang menjadi sebuah kemirisan adalah manakala ada sebagian oknum yang justru ingin menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang mundur dari kemajuan sebuah peradaban,” terang Ahmad Nopian yang juga menjabat sebagai ketua KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Karawang.

Masih menurut Nopian, Apa jadinya bila sebuah tindakan yang di dalamnya mengumbar aurat berlindung atas nama kebudayaan? Pada ahkirnya terjadi sebuah Pro dan Kontra ditengah masyarakat ketika pemerintah Kab. Karawang berencana menyelenggarakan sebuah event ‘Festival International Goyang Karawang’ dalam rangka menyambut HUT Karawang 386 tahun, ditengah keprihatinan masyarakat yang dilanda kesusahan air bersih, banyak yang masih menganggur, sindirnya.

Maka dari itu, Kami dari Forum Suara Umat Karawang terdiri dari gabungan Aktifis, Mahasiswa, Ormas Islam karawang seperti FPI, ASPIKA (32 ormas), UMMIKA, dan yang lain akan menyelenggarakan diskusi publik terkait Pro dan Kontra atas penyelenggaraan ‘Festival International Goyang Karawang’ dengan mengundang beberapa tokoh Agama, Aktivis dan Ormas Islam.

Dari diskusi Publik ini diharapkan dapat mengedukasi sekaligus menjawab sebuah Pro dan Kontra yang terjadi di masyarakat Karawang terkait event tersebut, pungkasnya.(Ns).

Baca Juga!

Kecelakaan Di Tol Cipali 7 Orang Meninggal Dunia

SUBANG – Laka Lantas  kembali terjadi di ruas tol Cipali, tepatnya di KM 117.800 jalur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com