Forum Perawat Muda Karawang (FPMK) : DPD PPNI Kabupaten Karawang Harus Aktif Kembali

KARAWANG – Berbagai data terkait DPD PPNI Kabupaten Karawang yang dinilai tidak maksimal dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya menjadi bukti bahwa kepengurusan yang ada saat ini dinilai pasif sebagai pengurus organisasi profesi perawat.

“Contoh yang jelas misalnya terkait lokasi atau tempat kesekretariatan misalnya, kalau pengurus DPD PPNI Karawang saat ini aktif bangunannya tidak mungkin tidak terurus seperti saat ini”, terang Ahmad Rifa’i selaku perwakilan dari Forum Perawat Muda Karawang (FMPK) kepada karawangmetro.com, Jum’at (05/10).

Dampak dari pasifnya kepengurusan DPD PPNI Kabupaten Karawang saat ini membuat para perawat di Karawang kebingungan mencari informasi dan bantuan terkait hal – hal yang berhubungan dengan profesinya, salah satunya adalah terkait pengurusan perizinan Praktik Keperawatan Mandiri di Karawang.

“Sudah bukan satu atau dua Perawat yang mengeluhkan dan kebingungan kesulitan dalam mengurus perizinan Praktik Keperawatan Mandiri di Karawang. Ada yang datang ke Dinkes untuk mengurus perizinan dan disarankan ke DPMPTSP, anehnya setelah di DPMPTSP ketika meminta formulir pengurusan Izin Praktik Keperawatan Mandiri dalam bentuk SIPP ( Surat Izin Praktik Perawat ) formulir yang diberikan adalah formulir SIK ( Surat Izin Kerja ) Bukan Formulir SIPP. Tentu keduanya ( SIK dan SIPP ) memiki fungsi yang berbeda jika merujuk ke peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2013
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/MENKES/148/I/2010 tentang Izin dan penyelengaraan praktik perawat dan Undang – undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, serta Surat Keputusan DPP PPNI Nomor 011/DPP.PPNI/SK/K.S/III/2017,” Jelas Ahmad Rifa’i.

Kami dari Forum Perawat Muda Karawang sangat berharap bisa bertemu dengan Ketua DPD PPNI Karawang untuk Audiensi terkait berbagai hal tentang organisasi profesi perawat, maupun tentang hal – hal baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan para Perawat yang ada di Karawang, hal itu sulit dicapai karena kurangnya sosialiasi antara organisasi Profesi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Disini kami tegaskan, Forum Perawat Muda Karawang hadir bukan untuk menandingi DPD PPNI Kabupaten Karawang melainkan kami hadir untuk mendukung berbagai macam program DPD PPNI Kabupaten Karawang.

Kami sangat berharap bisa bertemu dengan Ketua DPD PPNI Karawang untuk membahas berbagai hal terkait profesi perawat, khususnya tentang sulitnya untuk membuka Praktik Keperawatan Mandiri di Kabupaten Karawang. Sedang kalau dilihat di daerah lain, seperti Kabupaten Bekasi dan Purwakarta sudah ada Perawat yang membuka Praktik Keperawatan Mandiri,” Pungkas Ahmad Rifai.

Baca Juga!

Ust Novel Tanggapi Pernyataan Ketua PSI Yang Tolak Perda Syariah Dan Perda Injil, Usul PSI Dibubarkan Saja

Jakarta – Tokoh nasional Ust Novel Bamukmin, geram dengan pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com