Ust Novel Bamukmin di Acara Mata Najwa

Ust Novel Bamukmin : Terkait Fatwa Larangan Deklarasi #2019Ganti Presiden Oleh MUI Jabar, Apakah MUI Jabar Sudah Berpolitik???

KARMET NEWS – Munculnya fatwa dan himbuan MUI Jabar agar tidak menggelar Deklarasi Relawan #2019Ganti Presiden di Jawa Barat mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satu tokoh nasional dan anggota Persaudaran Alumni 212 (PA 212), Ust Novel Bamukmin, ikut bersuara terkait fatwa MUI Jabar yang dinilainya aneh dan tidak tepat.

Ust Novel juga meminta agar masyarakat tak perlu takut untuk memberikan dukungan pada gerakan #2019 Ganti Presiden. Sebab, gerakan tersebut adalah sah dan legal. Dan berikut adalah tanggapan lengkapnya kepada karawangmetro.com, Kamis (02/08/2019).

Gerakan Nasional # 2019 Ganti Presiden adalah gerakan dakwah Amar Ma’ruf Nahyi Mungkar yang memang hal tersebut menjadi kewajiban bagi umat Islam, dan merupakan jihad konstitusional dan sangat sah secara undang- undang, terangnya.

Gerakan dakwah ini sebenarnya kalau dirunut justru berawal dari gerakan umat Islam yang pada waktu itu melawan penista agama, dan juga melawan kriminalisasi yang terjadi terhadap ulama, darisana timbul kesadaran umat untuk melakukan perubahan terhadap keadaan bangsa Indonesia.

Terkait dengan gerakan Nasional # 2019GantiPresiden sebenarnya sangat erat hubunganya, dan gerakan tersebut lahir dari rahim GNPF-MUI. Akan tetapi anehnya sekarang justru muncul pernyataan atau fatwa dari MUI Jabar yang malah menentangnya, hal ini saya fikir sangat konyol, terangnya kepada karawangmetro.com, Kamis (02/08/2018).

Pertanyaan saya adalah, Apakah dalam hal ini MUI Jabar sudah berpolitik? Tentu kalau hal ini benar, maka ini sesuatu yang sangat sesat menyesatkan umat dan bertentangan degan konstitusi yang ada. Saya berharap oknum MUI ini harus dipecat atau segera mengundurkan diri karena sudah membuat keresahan membawa-bawa badan sebuah agama yaitu MUI Jabar, tegasnya.

Hal ini kalau dicermati sudah bertentangan dengan syariat Islam yaitu kewajiban Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Dan dalam hal ini juga melanggar hak konstitusi seseorang dan masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan pandangan politiknya, pungkasnya.(Ns)

Baca Juga!

LAKSANA (Laskar Siaga Bencana) FPI Tak Kenal Lelah Bahu Membahu Bantu Korban Gempa Lombok

Jakarta, 15/08/2018  – Jauh dari keriuhan konstelasi perpolitikan tanah air yang seolah menenggelamkan suasana duka …

2 comments

  1. Sayid mhd Anuar Sadat alidrus

    Kan terbukti penguasa sekarang ini sdh galau menghadapi gerakan Islam yg semakin masih.walau pun lembaga MUI melindungi penguasa jalin yg berkuasa sekarang.tapi tetap saja gerakan Islam ganti presiden 1019 semakin banyak……..umat Islam menyadari oknum yg menjabat di MUI pusat itu ulama jahat yg harus umat lawan dgn sertakan ganti presiden RI……..

    Sukses saudaraku yg di Jabar………. selamat berjuang…………………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *