Ust Novel Bamukmin : Aparat Keamanan Gagal Melindungi Objek Vital Negara Terkait Persekusi Neno Warisman Di Bandara Internasional Hang Nadim, Malu Pada Dunia Internasional

KARMET NEWS –  Penghadangan terhadap aktivis gerakan #2019Ganti Presiden Neno Warisman dan rombongan di Bandara Hang Nadim yang dilakukan beberapa orang yang diduga preman yang merangsek menerobos keamanan objek vital negara yaitu bandara disayangkan banyak pihak.

Ust Novel Bamukmin yang merupakan anggota dari Persaudaran Alumni 212 dan juga pengacara menilai, apa yang telah dilakukan gerombolan yang diduga preman tersebut  merupakan tindakan semena-mena, anarkis dan melawan hukum.

“Kami mengecam keras atas tindakan anarkis dan radikal yang dilakukan gerombolan yang diduga preman yang mempersekusi terhadap Bunda Neno Warisman. Sangat disayangkan justru kejadian itu terjadi berada di obyek vital yang seharusnya steril dari aksi premanisme. Kami juga menyayangkan sikap aparat keamanan baik swasta atau negara yang membiarkan aksi premanisme tersebut terjadi,  hal ini sangat mencoreng nama baik penegak hukum. Terkesan mereka tidak bisa melindungi objek vital negara, malu kepada masyarakat dalam negeri dan internasional, tidak terbayang kalau hal ini terdengar oleh negara kejadian yang sangat memalukan ini, terangnya kepada karawangmetro.com, Minggu (29/07/2018).

Apa yang dilakukan gerombolan tersebut adalah perbuatan anti Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dan Intoleransi. Tndakan tersebut dapat memecah belah NKRI serta melanggar konstitusi yang ada.

Kami meminta kepada para penegak hukum untuk bertindak mengusut tuntas kasus persekusi tersebut, dan menindak tegas para gerombolan yang diduga preman. Dan Kami meminta Kapolsek atau Kapolresnya untuk segera dicopot, dan kalau perlu sampai Kapolri pun dicopot karena kejadian persekusi seperti ini bukan terjadi di Batam saja, sebelumnya sudah terjadi di beberapa bandara, kalau hal ini dibiarkan maka akan terjadi kejadian serupa yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gesekan semakin parah yang akan mengancam persatuan NKRI.

Kami tidak akan tinggal diam terhadap tindakan-tindakan radikal dan barbar tersebut. Mereka mengira dengan tindakan anarkis dan Intoleransi tersebut akan menciutkan nyali kami. Perkiraan mereka salah, dengan kejadian tersebut maka semakin besar dan bulat tekad kami untuk adanya perubahan yaitu #2019Ganti Presiden, pungkasnya.(Ns)

Baca Juga!

Setelah Alexis, Diskotek Old City Akan Ditutup Bila Terbukti Ditemukan Narkoba

Jakarta – Langkah berani kembali diambil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang memastikan, bakal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *