Tiap tahun terjadi, Disperindag Karawang gagap tangani kelangkaan Gas melon

KARAWANG – Sudah seminggu ini warga Karawang pengguna gas elpiji bersubsidi 3kg atau gas melon kesulitan mendapatkannya, hal itu terjadi  baik ditingkat pangkalan maupun warung pengecer. Adanya kelangkaan gas bersubsidi tersebut memicu harga satuan gas di tingkat para pengecer  melambung hingga mencapai Rp 25.000 atau naik dari harga normal yang biasanya Rp 20.000 pertabung.

Sebagaimana yang diceritakan salah satu konsumen, Indah (34), warga Palumbonsari, Lamaran, Karawang Timur yang mengeluh sulitnya untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut. Ia mengatakan, sudah sepekan ini dirinya harus mencari jauh dari rumah, bahkan sampai Johar pun tidak ada.

“Susah carinya pak, kalaupun ada harganya juga naik jadi Rp 25.000 dari yang biasanya Rp 20.000 sampai 21.000 pertabung. Kenaikan harga ini menambah  ongkos dapur kami.” Ungkapnya, Kamis (7/12).

Hal senada  juga di keluhkan  oleh Dewi (40) yang tinggal diwilayah Perumnas Teluk Jambe Timur, Karawang yang mengutarakan sulitnya mendapatkan gas elpiji subsidi 3kg.

“Muter-muter kesana kemari tapi tetap tidak ada, ini dapat tadi dekat tuparev.” keteranganya kepada karawangmetro.com.

Anehnya Dinas terkait  yang mengurusi pendistribusian gas malah memberikan pernyatan yang mengejutkan seperti diberitakan di berbagai media yang ada di karawang.

Dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Karawang yang mengurusi dalam Bidang Pendistribusian Gas Elpiji Subsidi 3kg, dibawah tim Koordinasi Pendistribusian Pimpinan Seketaris Daerah (Sekda) Pemkab Karawang menyatakan  bahwa timnya kurang koordinasi sehingga hanya mendapatkan laporan kelangkaan dari masyarakat serta wartawan.

Tidak ada nya laporan dari para Camat dan Kepala Desa  yang melaporkan kepada (Disperindag) mengenai kelangkaan tersebut menjadi salah satu alasanya.

Sementara itu di tempat terpisah Ketua Forum Masyrakat Peduli Karawang ,Moch Agung Nurjayadi, S.Kom sangat menyayangkan terjadinya kelangkaan gas  dan carut marut nya pendistribusian gas subsidi 3kg Karawang.

“Setau kami pihak pertamina setiap tahun untuk kuota gas elpiji subsidi 3kg sudah dihitung oleh pihak Pertamina dan Pemerintah Daerah setempat dalam rangka penetapan berapa jumlah kuota subsidi yang akan di buat.”Ungkap kang Agung.

Sangat disayangkan dalam hal ini Disperindag terkesan gagap dalam hal kelangkaan gas di Karawang, padahal hampir tiap tahun terjadi kelangkaan di berbagai daerah di Karawang, harusnya lebih sigap dalam mengantisipasi hal yang demikian, bukan saling lempar tanggung jawab kesanya, keteranganya.

Kelangkaan gas yang terjadi seharusnya cepat diantisipasi oleh pemerintah, sehingga masyarakat atau konsumen yang mendapat subsidi tidak dirugikan lagi dengan beban biaya pembelian yang melambung tinggi karena dampak dari kelangkaan tersebut.(Ns/Zar)

 

Baca Juga!

Ramadhan Berbagi, Rumah Zakat dan Gramedia Karawang Beri Santunan Untuk 100 Anak Yatim

KARMET NEWS – Bertempat di Lt 2 Gramedia Store Karawang, Rumah Zakat bekerja sama dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *