Terkait Kasus Hitler Nababan, Badan Kehormatan DPRD Karawang Siap Beri Sangsi Pada Pelaku Penyebar Meme Habib Rizieq

KARAWANG- Pernyataan tegas disampaikan Badan Kehormatan (BK) DPRD Karawang yang memastikan bakal memberikan sanksi kepada penyebar meme Habib Rizieq-Amien Rais.


“Otomatis kalau nanti penyidik dalam hal ini telah menetapkan siapa pelaku penyebar meme tersebut bakal ada sanksi, tentunya setelah hasil rapat secara kelembagaan BK,” ucap Ketua BK DPRD Karawang, Nurlela Syaripin, kepada wartawan dalam acara buka bersama acara Partai Bulan Bintang di Restaurant Sindang Reret, Sabtu, (09/06/2018).

Nurlela mengungkapkan akan menindak tegas anggota DPRD yang sudah menyebarkan meme, yang pada awalnya diupload anggota DPRD, Hitler Nababan ini di group bangar DPRD Kab Karawang.

Padahal sebelumnya Hitler menurut pengakuan Nurlela sudah diberi peringatan, sebelum terjadi kejadian pengeroyokan itu.

“Kita telah panggil Hitler dan sudah diberi peringatan. Surat peringatan tersebut sudah diberikan oleh Fraksi Partai Demokrat untuk ditindaklanjuti oleh pelaku,” terangnya.

Menurut cerita Hj Nurlela Saripin, sebenarnya sesaat setelah Hitler mengupload meme tersebut, Dirinya telah menegur Hitler.

“Kebetulan saya masuk di grup whatsapp Banggar, ketika Hitler upload meme itu saya pertama yang menegur dan diikuti oleh yang lain,” tegasnya.

Sebernarnya usai kejadian Partai Demokrat dan Hitler sendiri telah menyatakan meminta maaf kepada internal DPRD.

Setelah mendapati beberapa lama meme itu keluar di publik saya merasa kaget dan bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang melakukan?

“Masalah ini sudah terkendali. Saya heran kenapa masalah ini mencuat sebulan kemudian. Hingga menyebabkan Hitler dikeroyok dan itu diluar prediksi,” pungkasnya. (Ns)

Baca Juga!

Asyik Pesta Ganja 1 Wanita Muda dan 3 Pria Diringkus Satres Narkoba Polres Purwakarta

PURWAKARTA – Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta amankan seorang wanita dan tiga pria saat sedang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *