AUMA Dan LPI

Setelah Kemarin Bentrok, Tempat Karaoke Dan Lokalisasi Ahkirnya Ditutup

Karmet News – Setelah kemarin sempat terjadi bentrokan massa yang mengakibatkan beberapa orang terluka. Hari ini ribuan massa yang tergabung dalam Alisiansi Ulama Madura (Auma) dan Laskar Pembela Islam (LPI) menggelar istighosah bersama di Lapangan Pendopo Rongkosukowati Pamekasan, Senin (22/01/2018) atas penutupan lima tempat karaoke yang terindikasi sebagai tempat prostitusi.

Penutupan kelima tempat karaoke tersebut yakni, King One, Hotel Putri, Dapur Desa, Kampung Kita dan Puji Asera.

Pemkab menutup secara permanen tempat karaoke dan prostitusi di Pamekasan, menutup rumah kos yang tidak sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 76 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan, mencabut Perda Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Hiburan dan Rekreasi. “Karena, Perda tersebut hanya menyuburkan praktik maksiat,” tambah KH. Ali Karrar.

Dan istighosah ini sebagai bentuk rasa syukur kami, atas penutupan lima tempat karaoke dan tempat prostitusi yang jadi ajang maksiat,” sambung Ketua Aliansi Ulama Madura (Auma), KH. Ali Karrar dihadapan ribuan massa yang hadir.

Sementara itu tanggapan keras dilontarkarkan Panglima LPI, KH Abd Aziz, dirinya menekankan jika dikemudian hari kelima tempat yang sudah ditutup tersebut melakukan pelanggaran ataupun kembali beroperasi. Ia meminta kepada masyarakat di Gerbang Salam, tidak tinggal diam saja.

“Apabila di kemudian hari melanggar perjanjian yang dari awal. Masyarakat di persilahkan untuk melaporkan kembali,” tegasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, menghimbau agar semua masyarakat ikut andil dalam menegakkan kebenaran.

“Jika ada tempat yang terindikasi dijadikan prostitusi, laporkan kepada aparat kepolisian,” tegasnya.(ns)

Sumber: faktualnews.co

 

Baca Juga!

Ribuan Umat Islam Tumpah ruah Bershalawat Bersama Habib Syech di Ponpes Annihayah Karawang

Karawang – Ribuan umat islam dari berbagai penjuru Karawang menghadiri kegiatan tablig akbar yang menampilkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *