Panglima Besar Laskar Front Pembela Islam (FPI) Ust Maman Suryadi Abdurrahman

Ribuan Ummat Islam Akan Hadir di Aksi Bela Islam Jilid II, Menuntut Sukmawati Ditangkap dan Dipenjara

KARMET NEWS – Puisi Sukmawati Soekarnoputri sampai sekarang terus mengundang polemik. Puisi bertajuk ” Ibu Indonesia ” di acara Indonesia Fashion Week 2018 dipandang berbagai kalangan mengandung unsur SARA dan diduga kuat melecehkan Syariat Islam dan Menodai Agama Islam.

Menyikapi peristiwa yang terjadi, beredar luas di media sosial poster atau meme ajakan untuk mengikuti Aksi Bela Islam, Tangkap Dan Penjarakan Sukmawati Penista Agama“, begitu tagline besar judul poster atau meme yang bersliweran di media sosial.

Untuk mengetahui kebenaran berita dan aksi tersebut kami menghubungi Panglima Besar Laskar Front Pembela Islam (FPI) Ust Maman Suryadi Abdurrahman, dan berikut adalah tanggapanya.

“Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kami ingin menyampaikan terkait sikap kami menyikapi polemik puisi Sukmawati. Kami dari Kelaskaran Pembela Islam, sikap kami adalah sangat tegas terkait kasus ini. Kami meminta agar proses hukum segera ditegakkan. Tangkap, Sukmawati si Penista yang telah menistakan Syariat Agama.” tegas panglima Laskar Pembela Islam Ust Maman, Kamis (05/04).

Meski sebagaimana kita ketahui bersama, ahkirnya kemarin (Sukmawati) mau meminta maaf kepada umat Islam. Kami melihatnya hal itu kemungkinan adalah karena mendapat tekanan dan pelaporan dari berbagai pihak ke kepolisian, pada ahkirnya dia mau meminta maaf. Padahal sebelumnya di sebuah stasiun televise, pada saat pertama kali puisi ini menimbulkan kegaduhan di tengah masyrakat, lewat tanggapan tertulisnya dengan tegas Sukmawati engan meminta maaf dan mengakui kesalahanya pada Ummat Islam.

“Proses hukum tetap berjalan. Kami mendukung pihak kepolisian untuk segera memproses hukum kepada yang bersangkutan secepatnya. Berbagai laporan yang telah dibuat oleh ummat Islam ataupun perorangan harus segera di proses oleh pihak kepolisian, terangnya.

Baca Juga :

Sukmawati Minta Maaf, KORLABI Dan ASPIKA Tegaskan Proses Hukum Jalan Terus

Dan sebagai dukungan kami kepada kepolisian agar segera memproses semua laporan yang telah di buat oleh element ummat Islam maupun perorangan, “Kami dari Laskar Pembela Islam dan element umat Islam yang lain akan ikut turun aksi pada besok hari Jum’at, (05/04), ungkapnya.

Kemungkinan yang akan turun adalah LPI se Jabodetabek, bahkan tidak menutup kemungkinan se Jabar bersama gabungan ormas Islam dan umat Islam yang lain. Prediksi kami masa yang akan turun berjumlah ribuan, mungkin sekitar 5000 orang. Acara akan dimulai dengan Sholat Jum’at di Masjid Istiqlal, setelah itu langsung menuju ke kantor Bareskrim Mabes Polri, jelasnya.

Terahkir pesan Panglima Besar Laskar Front Pembela Islam (FPI) Ust Maman Suryadi Abdurrahman,

“Kalaulah penghinaan itu terjadi kepada diri kita, maka seribu maaf akan kita berikan. Tetapi, kalaulah penghinaan itu terjadi kepada agama, maka seribu nyawa akan kami siapkan”. Pungkasnya.(Ns)

 

Baca Juga!

Habib Rizieq Instruksikan Tengelamkan Banteng, Ini Jawaban Dari PDI-P

KARMET NEWS – Adanya instruksi untuk menengelamkan suara partai banteng mendapat tanggapan dari Ketua Umum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *