Proyek Perbaikan Jalan Lamaran Terkesan Setengah Hati

Karawang, Karmet News- Proyek perbaikan Jalan Lamaran, Kabupaten Karawang mendapat sorotan warga, kondisi jalan yang berlubang hampir di sepanjang bahu jalan hanya di tutup dengan sertu alakadarnya. Belum genap sebulan yang lalu sudah dilakukan tambal sulam oleh Dinas PUPR setempat dengan metode sama dan hasilnya jalan kembali berlubang, hal tersebut menyebabkan kemacetan parah saat jam sibuk dan kecelakan pun sering terjadi.

 

Karena saking kesalnya jalan sempat ditanami pohon pisang dan drum rusak oleh warga. Hal tersebut di lakukan warga agar menjadi perhatian serius bagi dinas terkait serta mengurangi kecelakan. Pengerjan perbaikan jalan yang terkesan setengah hati menyebabkan kerusakan lebih parah dari sebelumnya.

 

“Kalau hanya ditambal sertu seperti ini akan rusak lagi, kerusakan lebih parah dan batu sertu bisa mengenai kendaran atau orang” ujar Kang Amir yang setiap hari melalui jalan ini untuk menuju tempat kerjanya”.

 

Pengguna jalan yang lain melintas pun ikut mengungkapkan hal senada, “jalan itu sebenarnya telah diperbaiki namun tidak total dan hanya bagian yang berlubang ditutup dengan sertu kalau kena hujan sekali saja langsung rusak”. Untuk kerusakannya sendiri hampir merata di sepanjang badan jalan dari Fly Over Lamaran sampai Tugu tani. 

“Ini  namanya perbaikan ala kadarnya, nyatanya sekarang perbaikan sama dengan yang kemarin hanya di tutup dengan sertu kasar pecaha batu,” keluh Pak  Ripto warga setempat kepada Team Karmet (8/7/2017) “.

Warga berharap, Pemkab Karawang harusnya tidak mengabaikan kerusakan jalur  ini karena digunakan sebagai jalur utama masyrakat dari arah Karawang Barat seperti Cilamaya, Rawamerta dsb yang menuju ke kota, dan juga jalur ini alternatif buat pemudik untuk tembus sampai cikampek dan pada kondisi mudik tersebut biasanya sangat padat.

Sempat kemarin di janjikan oleh Wakil Bupati Karawang akan di perbaiki, warga pun antusias mendegar kabar yang demikian, tetapi warga kembali menelan kekecewan karena perbaikan jalan yang di janjikan ternyata sama dengan yang kemarin hanya di lakukan pengurukan pakai sertu bukan dengan metode di beton atau di aspal ulang.

Seperti diketahui, kerusakan jalan raya Lamaran, makin parah akibat minimalisnya saluran air di lokasi. Kerusakan yang tidak tidak kunjung di perbaiki akibatnya disaat musim hujan datang timbul genangan air, hal tersebut menyebabkan kondisi aspal jalan rusak dan mengelupas. Kini badan jalan dipenuhi dengan lubang dan hanya di tambal sertu. Dengan kondisi demikian pasti beberapa minggu lagi akan rusak. Belum lagi  kalau pas musim kemarau seperti ini debu-debu dari sertu tersebut sangat menganggu pernafasan.

Kita semua berharap agar hal ini menjadi perhatian serius oleh Dinas terkait dan Pemkab Karawang, karena jalan ini merupakan akses utama warga untuk aktifitas ekonomi. Melihat hal demikian perbaikan yang di lakukan di rencanakan dengan matang serta mengunakan metode perbaikan yang benar tidak terkesan ala kadarnya. Kalau seperti ini terkesan hanya menghamburkan anggaran tapi tanpa solusi yang tepat.


Liputan:Opik/Ns

Baca Juga!

Ribuan Umat Islam Karawang Aksi Tolak LGBT, Tuntut Bupati Keluarkan Perda Atau Perbub

Karawang – Umat Islam Karawang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA) menolak kesetaraan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *