Prabowo Subianto Road Show Keliling Jawa Barat

Prabowo Contohkan Tauladan Baik! Saya Salah Dulu Telah Memilih Ahok, Saya Minta Maaf!

KARMET NEWS, 02/04/2018 – Manusia adalah tempatnya salah dan khilaf, dan hanya sedikit orang yang berjiwa besar untuk mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan, apalagi kalau orang tersebut adalah tokoh besar, pasti jarang-jarang ada yang mau mengakui kesalahanya. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto termasuk satu dari sedikit orang yang mempunyai jiwa besar itu.

Prabowo mengakui Ia telah melakukan kesalahan dengan memilih Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama alias Zhong Wan Xie menjadi pendamping Joko Widodo di Pilgub DKI 2012.

“Ya kita dulu keliru, kita salah. Kalau salah minta maaf dong. Dulu gue milih Ahok, salah gue minta maaf,” kata Prabowo dalam pidatonya di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda, Depok, Minggu (1/4/2018).

Baca Berita Terkait :

Ust Arifin Ilham : Terkait Pilpres 2019, Kami Ikut Habib Rizieq

Road Show Keliling Jabar : Prabowo Sebut Ada Elite Goblok

Prabowo mengatakan saat itu ia mempunyai pertimbangan sendiri memilih Ahok. Pemilihan Ahok mendampingi Jokowi, menurut Prabowo, untuk mencontohkan pengamalan Pancasila.

“Padahal maksud saya itu, saya ingin memberi contoh Pancasila,” jelas Prabowo yang tampak dari raut wajahnya terlihat sangat menyesal telah salah pilih.

Ahok saat itu masih menjadi kader Gerindra. Di tengah jabatannya, Ahok yang berposisi sebagai Gubernur DKI dengan seenak udelnya mundur begitu saja dari Gerindra, tanpa mengucapkan terima kasih kepada partai yang telah berjasa memilih dan mempromosikan dirinya itu.

Ahok menjadi wakil Jokowi pada periode 2012-2014. Saat Jokowi menjadi presiden, Ahok “ketiban durian runtuh” menjadi gubernur DKI pada tahun 2014 hingga 2017.

Padahal Ahok tidak pernah dipilih oleh warga DKI untuk menjadi Gubernur. Namun semata karena mengisi “kursi lowong” peninggalan Jokowi, dilantiklah Ahok sebagai Gubernur DKI mulai tahun 2014.

Usai menjadi Gubernur DKI, segala kesombongan, arogansi serta umpatan kasar dan cacian kotor bahasa jamban makin menjadi-jadi ditunjukkan Ahok setiap hari.

Kinerja Ahok termasuk bobrok dan parahmya lagi kemudian ia melecehkan Kitab Suci Al-Qur’an hingga akhirnya dihukum penjara selama dua tahun dan di Pilgub DKI 2017 pun ia kalah telak dari Anies-Sandi dalam ajang pemilihan Gubernur DKI.(Ns)

 

Sumber: faktakini.com

 

Baca Juga!

Tugas Gubernur Bukan Hanya Menjaga Keamanan! GPII Karawang dan Jabar Menolak Pati Aktif Rangkap Jabatan di Pemerintahan

KARMET NEWS – Konstelasi politik di Jawa Barat (Jabar) bisa dianggap barometer politik nasional. Bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *