PPDB Di Karawang Ramai Isu Pungli

Karawang, Karmet News 10/06- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 di Karawang menuai isu miring dengan adanya praktek pungutan liar (pungli), dengan dalih untuk uang administrasi dan uang jalan dalam proses pendaftaraan.
Berikut keterangan dari Salah satu orang tua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Telukjambe Timur, mengaku sangat terbebani dengan adanya biaya sebesar Rp 200 ribu untuk pendaftaran, hal itu di lakukan secara kolektif oleh pihak sekolah, dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Karawang juga demikian.
“Saya tidak mengerti kenapa pendaftaran jenjang SMP ke SMA kok demikian mahal, sampai Rp 200 ribu, itu buat apa alokasi pembayan aoa?,”ujar orangtua tersebut yang tidak bisa disebutkan namanya kepada team Karmet News.
Dana tersebut sangat memberatkan bagi golongan masyarakat kurang mampu seperti saya. Padahal, ia sangat ingin anaknya bisa bersekolah hingga ke tingkat SMA tetapi dengan biaya yang demikian dirinya mulai pesimis.

Untuk kebijakan pemungutan biaya sebesar Rp 200 ribu yang dilakukan secara sepihak terswbut Ia pun tidak tahu secara pasti, apakah telah ada musyawarah terlebih dahulu dengan orangtua siswa dan komite sekolah.

Sementara menurut sumber lain, SMPN 2 Telukjambe Timur juga dikabarkan melakukan hal yang sama dengan memungut biaya Rp 210 ribu, untuk pendaftaran siswa ke tingkat SMA di Karawang.
Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari kedua pihak sekolah, terkait dengan isu pungutan yang cukup besar tersebut.
Seperti diketahui, tahun ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga (Disdikpora) Karawang akan tetap melaksanakan PPDB secara online pada tanggal 19-24 Juni mendatang. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017.
Ditegaskan oleh Nandang Mulyana, jika ada kepala sekolah yang sengaja bermain dalam PPDB, maka sanksinya bisa pidanakan atau dicopot dari jabatannya. Hal ini sesuai aturan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017.
Liputan: Opik/Ns

Baca Juga!

LSM Sepetak Nilai Pernyataan Bupati Cellica Soal Rekrutmen Tenaga Kerja Dianggap Rasis

KARAWANG- LSM Sepetak menilai kurang tepat dan berbau rasialisme ungkapan Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *