Pedagang Bakso “JUJUR” itu Ada Di Karawang

Karawang, 22/01/2018 – Kejujuran menjadi barang yang dicari di negeri ini. Tak heran kalau sejumlah kisah kejujuran memberi inspirasi bahwa masih ada orang-orang berhati mulia. Sejumlah kejujuran lahir dari berbagai kalangan, seperti tukang becak, tukang kue, hingga tukang bakso dan lain sebagainya, Bagaimana kisahnya?

Cerita soal pedagang bakso yang jujur ini disampaikan kepada karawangmetro.com. Dalam tulisanya salah satu wartawan karawangmetro.com (Kang Narto) bertutur mengenai seorang penjual bakso bernama Kang Bekti dan Kang Ihsan yang berjualan bakso di sebelah barat Lampu Merah Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang.

Kejadian itu terjadi pada hari jum’at (19/01) kemarin, sekitar jam 17.00 WIB Handphone salah satu wartawan karawangmetro.com, yaitu Kang Narto tertinggal di warung bakso tersebut. Pada saat itu dirinya bertugas mencari info sekitar kemacetan yang terjadi, sekitaran pintu tol keluar Karawang Timur yang mengular sampai jalan kawasan.

Saat itu, kemacetan luar biasa terjadi karena betepatan dengan karyawan yang pulang kerja. Tak terasa karena kemacetan perut terasa sangat lapar. Ahkirnya kami memutuskan untuk berhenti sambil menunggu kemacetan terurai, kami putuskan berhenti untuk makan di warung bakso dan mie ayam dekat dengan pusat kemacetan yang terjadi, yaitu di sebelah barat lampu merah Kawasan Industri Surya Cipta. Karena saking semangatnya untuk menginfokan kemacetan yang terjadi, sambil menunggu pesanan mie ayam yang dipesan, saya mengambil beberapa jebretan gambar untuk dijadikan bahan berita, dan ahkirnya dapat beberapa foto yang saya langsung saya kirim ke redaksi.

Setelah menunggu sedikit lama, pesanan saya pun datang, dengan lahap saya menghabiskan makanan favorit saya tersebut. ternyata mie ayam di warung ini rasanya khas, dagingnya terasa kenyal dan gurih dengan perpaduan bumbu yang pas.

Singkat cerita, setelah saya selesai makan saya mengambil uang dari dompet untuk membayar dan melanjutkan perjalanan. Tetapi na’as, setelah sampai rumah saya baru sadar mendapati handphone tidak ada dikantong. Setelah berusaha mengingat, ahkirnya saya putuskan untuk mencari menyusuri jalan yang tadi dilewati yang mengarah ke warung tersebut.

Saya tak putus harapan. Dengan bergegas, mencari handphone yang hilang. Saya menelusuri rute jalan yang tadi saya lewati yang mengarah ke warung. Hasilnya nihil, handphone saya yang berisi nomer-nomer penting dari sejumlah teman tidak ketemu. Segera saya memberi tahu teman-teman bahwa handphone saya hilang karena takut disalah gunakan.

Saya sengaja belum melapor ke polisi. Masih berharap ada yang bisa menemukan Handphone saya. Benar, setelah saya capek menyusuri jalan ketika pulang dan hasilnya nihil, ahkirnya saya beranikan masuk dan bertanya kepada pemilik warung tersebut, dan ternyata Handphone saya masih ada. Begini kisah lengkapnya.

“Maaf kang, apakah handphone saya tertinggal disini? Tanya saya kepada pemilik warung bakso tersebut (Kang Ihsan). Oh, Handphone bapak ini (dengan mengambil handphone Samsung J7 saya). Dengan berkaca-kaca saya ucapkan terima kasih kepada penjual bakso yang jujur ini”.

Tak selang berapa lama datangvtemanya yang bernama Kang Bekti, menurut keterangan pemilik warung yaitu kang Bekti , kejadian handphone pelanggan yang ketinggalan di warungnya sering terjadi.

“Sering pak,  para pelanggan ketinggalan handphone di warung saya ini, ungkap kang Bekti.”

Ada yang bikin saya bertambah salut kepada dua sosok ini, mereka masih berusia sangat muda, kang Bekti(22) dan kang Ihsan (21). Keduanya membuka kedai bakso disebelah utara lampu merah Kawasan Industri Surya Cipta ini baru 6 bulan berjalan. Menurut keterangan kang Bekti, sudah beberapa kali menemukan handphone yang tertinggal di warungnya. Baginya menemukan Handphone atau barang yang lain dan mengembalikan ke pemiliknya sudah menjadi kewajiban baginya.

“Biasakanlah untuk jujur, karena kejujuran itu menuntun kita pada kebaikan dan kebaikan itu menuntun kita pada keselamatan.”Abdullah Gymnastiar

Luar biasa, di jaman yang serba susah ini ternyata masih ada orang-orang jujur seperti kang Bekti dan kang Ihsan. Doa kami, semoga usaha yang di jalani saat ini menjadi berkembang dan sukses buah dari kejujuran yang dimiliki. Sesungguhnya kejujuran membawa keberkahan dalam hidup.(Ns)

 

Baca Juga!

Mendekati Puncak “Aksi Damai 204” Menuntut Perda Anti Maksiat dan Miras, Dukungan Masyarakat Karawang Semakin Memuncak

KARMET NEWS – ASPIKA (Aliansi Pergerakan Islam Karawang) bersama komponen ummat Islam lain berencana akan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *