4 Kader PDI-P Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

PDI-P Membuat Quattrick Dalam Sebulan 4 Kadernya Tercyiduk KPK, Terbaru Bupati Tulungagung

KARMET NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap. Suap kepada dua kepala daerah itu terkait pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Pemerintah Kota Blitar Tahun Anggaran 2018.

“Setelah dilakukan penyelidikan dilanjutkan gelar perkara, KPK meningkatkan status perkara ke penyidikan dengan enam orang sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, di Jakarta, Jumat dini hari, 8 Juni 2018.

Baca Juga :

Dengan ditetapkanya Partai PDI-P Bupati Tulungagung Syahri Mulyo sebagai tersangaka oleh KPK, PDI-P membuat Quattrick dalam sebulan ini. Empat kader partai dengan logo banteng bermoncong putih ini berstatus tersangka dari KPK hasil dari operasi tangkap tangan (OTT).

Dua kader PDI-P yang duluan diamankan KPK adalah Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat yaitu sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara dan juga Bupati Purbalingga Tasdi, yang merupakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Purbalingga.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo untuk menyerahkan diri ke kantor KPK. Keduanya saat ini berstatus tersangka, pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 6 Juni 2018 kemarin. (Ns)

Baca Juga!

Tugas Gubernur Bukan Hanya Menjaga Keamanan! GPII Karawang dan Jabar Menolak Pati Aktif Rangkap Jabatan di Pemerintahan

KARMET NEWS – Konstelasi politik di Jawa Barat (Jabar) bisa dianggap barometer politik nasional. Bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *