Ketua Front Pembela Islam Karawang, Ust Dayat

Pawai 10.000 Obor, Ramadhan di Karawang Tidak Boleh Dikotori Miras dan Tempat Hiburan Malam (THM)

KARMET NEWS – Menyambut bulan suci ramadhan, Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Karawang bekerjasama dengan ormas Islam lain akan ikut mensukseskan acara pawai 10.000 obor yang akan diadakan tahun ini.

Program rutin keagamaan tersebut sukses digelar pada tahun sebelumnya dengan peserta yang membludak diluar perkiraan, diikuti oleh puluhan ribu ummat Islam dari berbagai lintas ormas dan masyrakat yang ada di Karawang.

Rencana agenda tersebut akan diulang tahun ini dengan pesan moral yang berbeda, yaitu kepada pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) agar menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa dan menutup tempat usahanya untuk menghormati bulan suci Ramadhan.

Selain itu pesan penting yang ingin disampaikan adalah, agar para pemegang kekuasaan yang ada di Karawang untuk segera menerbitkan peraturan daerah yaitu berupa “Perda Anti Maksiat Dan Miras” hal itu perlu dilakukan sebagai payung hukum untuk menindak mereka yang melanggar dan payung hukum bagi aparat yang berwenang untuk menyikat habis peredaran miras yang ada di Karawang.

Baca Juga :

Tindakan Intoleransi Terhadap Islam Semakin menjadi, Setelah Puisi Sukmawati kini Muncul Kaligrafi Berlafadz Alloh Diatas Trotoar di Bandung

Dan berikut adalah tanggapan Ust Dayat terkait pawai 10.000 obor yang akan digelar tahun ini.

“Pawai 10.000 obor menunjukan kebersamaan Umat Islam, menjalin ukuwah dan mempererat tali persaudaran, hal itu sebagai salah satu syiar Islam dalam menyambut dan memeriahkan bulan suci Ramadhan,” terangnya.

Dan perlu saya sampaikan kepada mereka pemilik tempat hiburan malam (THM) agar menutup usahanya dan segala bentuk aktifitasnya. Sekali lagi disini saya tekankan untuk menutup tempat usahanya,“ tegas Ketua Tanfidzi FPI Karawang, Ustadz Dayat, kepada karawangmetro.com, Rabu (18/04/2018).

Untuk mensukseskan acara ini kami akan bekerjasama dengan elemen umat Islam lain untuk menggelar acara Pawai 10.000 obor yang akan dilaksanakan nanti pada 5 Mei 2018, pungkasnya.(Ns)

 

Baca Juga!

Tugas Gubernur Bukan Hanya Menjaga Keamanan! GPII Karawang dan Jabar Menolak Pati Aktif Rangkap Jabatan di Pemerintahan

KARMET NEWS – Konstelasi politik di Jawa Barat (Jabar) bisa dianggap barometer politik nasional. Bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *