Panglima LPI Kunjungi Korban Gempa, Duka Lombok Duka Segenap Bangsa Indonesia

Lombok – Panglima Laskar Pembela Islam (LPI), Ustadz Maman Suryadi Abdurrahman mengunjungi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/9/2018).

Dalam kunjungannya, Panglima Laskar LPI, Ustadz Maman Suryadi Abdurrahman, berkeliling memantau tenda pengungsian dan posko FPI serta berinteraksi dengan korban gempa.

Ust Maman memantau para laskar dan relawan yang berada di posko yang berada di Desa Bayan Kec. Kayangan, Kab. Lombok Utara.

“Kita semua merasa prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Lombok. Kita (LPI) dan relawan berupaya meringankan beban para korban,” Ujar Panglima LPI Ustadz Maman Suryadi Abdurrahman, dalam keterangan yang diterima.

Ia menceritakan dalam kunjungannya tersebut Ust Maman selaku Panglima LPI memberikan perhatian khusus atas musibah yang dialami masyarakat NTB tersebut.

“Saya memberikan instruksi kepada seluruh laskar dan relawan LPI untuk bergotong-royong membantu korban dengan terjun langsung sebagai relawan, atau dengan mengadakan penggalangan dana di tiap daerahnya masing-masing,” ungkap Ust Maman.

Ia menyebut, duka atas musibah Lombok adalah duka segenap bangsa Indonesia.

Karenanya, perlu uluran tangan dari semua pihak untuk untuk turut serta membantu para korban. Para relawan FPI, LPI dan HILMI telah berada di NTB sejak hari pertama terjadinya musibah gempa.

Keadaan disini sangat memprihatinkan dan sangat perlu bantuan relawan, terutama mereka yang bisa dalam hal ini membantu memperbaiki atau membangun rumah. Kalau dilihat keadaan desa-desa di Lombok Utara ini sepanjang kiri dan kanan yang saya amati mengalami kehancuran total.

Saat ini yang paling urgent diperlukan oleh korban gempa adalah, makanan pokok, bahan bangunan dan relawan yang ahli dalam tukang ahli bangunan, tegasnya.

Sementara ketika ditanyakan jumlah relawan LPI yang saat ini berada di Lombok, Ust Maman menerangkan bahwa jumlahnya saat ini kurang lebih ada 100 Laskar atau relawan dari Markaz daerah yang ada di Indonesia dan akan bertambah, pungkasnya.(Ns).

Dokumentasi posko FPI di Lombok :

Baca Juga!

Polemik, Soal ‘Budek-Buta’, Ma’ruf Diberi Tenggat 10 Hari Minta Maaf

Bandung, 13/11/2018 – Forum disabilitas Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Tunanetra Menggugat meminta calon …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *