Mual dan Pusing 8 Warga dilarikan ke Klinik “Diduga” Keracunan

Purwakarta – Diduga akibat keracunan gas belasan warga Kampung Sawah Desa Cilangkap, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta terpaksa dilarikan ke rumah sakit, Senin (15/1). Mereka terpaksa harus mendapatkan tindakan medis setelah menghirup gas yang “diduga” bocor dari pipa pabrik milik PT Indo Bharat Rayon (IBR) yang letaknya tak jauh dari perkampungan mereka.

Kesemua korban berdomisili (di sekitar pabrik) tepatnya di Kampung Sawah RT 04 RW02 Desa Cilangkap Kecamatan Babakan Cikao, dan berikut nama-nama data korban keracunan Gas PT Indo Bharat Rayon, Enduh (63), Aprianti (22), Ibu Aceng (59), Ibu Resah (51), Ibu Yeni (54), Nani (30), Sueb (62), Halim (9), Sasneti (34), Rokib (52) dan Enoh (87). Mereka dilarikan ke klinik terdekat setelah sebelumnya menghirup bau menyengat saat beraktivitas disekitar pabrik tersebut, kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana Putra kepada media masih menyelidiki kejadian tersebut. “Diduga para korban keracunan karena keluarnya gas Co2 dari salah satu mesin yang berada di pabrik tersebut, saat ini masih dilakukan pemeriksaan saksi guna mengetahui faktor penyebab terjadinya keracunan tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana, Selasa (16/1)

Menurutnya, untuk perkembangan lebih lanjut akan kejadian tersebut, akan diinformasikan setelah pemeriksaan terhadap pihak PT Indo Barat Rayon.

“Sekarang ini kami lagi melakukan pemeriksaan dan minta keterangan dari pihak PT, selain sejumlah warga setempat juga kita periksa sebagai saksi,” ujarnya.

Tersiar kabar, tercatat ada 8 perusahan swasta di Purwakarta yang membuang limbah cair dan B3 membahayakan manusia, dan kini masih dalam penyidikan penegak hukum.(Ns/Dga)

 

 

Baca Juga!

Ribuan Umat Islam Karawang Aksi Tolak LGBT, Tuntut Bupati Keluarkan Perda Atau Perbub

Karawang – Umat Islam Karawang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA) menolak kesetaraan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *