Mengungkap Kebenaran-Insight

Opini Karmet, Karawang, 15 Agustus 2017,

Mengapa orang takut berkata benar? Bisa jadi karena mengatakan kebenaran itu berisiko. Seperti kisah Kepala Sekolah SMP yang dimusuhi karena mengungkap kecurangan dalam PBDB Online. Ia dianggap mencelakakan sekolah dan pejabat-pejabat setempat yang di sebut ikut dalam kecurangan tersebut. Ia dikucilkan, bahkan mungkin di mutasi.

Kebenaran yang Ia ungkap berdampak tak menyenangkan dan secara langsung merugikan dirinya. Ketakutan ini juga bisa kita alami saat mengungkap kebenaran di keluarga, organisasi, atau di masyrakat umum dan pemerintahan. Apalagi jika kita hanya sendirian, berhadapan dengan orang yang punya kekuasaan lebih, dan di belakang mereka ada banyak pendukung. Maka, bisa dipahami jika hingga kini berbagai penyimpangan, ketidakadilan, bahkan dosa, terus terjadi, bahkan di tutupi. Sangat mungkin karena orang takut pada ketidaknyamanan yang bisa timbul saat kebenaran diungkap.

Mari mulai sekarang kita memberanikan diri untuk selalu mengungkapkan kebenaran, bukan untuk mencelakakan orang-orang yang kita kasihi, tetapi untuk mencegah mereka mencelakakan diri sendiri, terjerumus kedalam dosa yang menjerembab mereka  menyebabkan kebinasaan di dunia dan ahkerat, menjadi hina di hadapan mahkluk dan Alloh.

“Kadang kebenaran seperti obat yang perih bagi luka yang mau disembuhkan”.

Jika kita mengonsumsi rokok setiap hari dalam porsi besar, apa yang akan terjadi lima tahun mendatang? Timbunan nikotin dan racun ada di dalam tubuh kita. Jika kita mengisap dan menghabiskan dua bungkus rokok setiap hari, apa yang akan terjadi dengan tubuh kita di tahun-tahun mendatang? Paru-paru kita akan rusak.

Demikianlah, setiap hari kita membuat keputusan penting. Sebagian dari kita mungkin akan memilih kesenangan bagi diri sendiri saat ini, walau di masa depan ada akibat yang tidak menyenangkan. Sebaliknya, ada juga keputusan yang kini terasa tidak nyaman, tetapi hasilnya baik di masa mendatang.

Mungkin hari ini kita memasuki masa-masa yang paling sulit di hidup kita dan kita harus mengambil keputusan penting. Pertimbangkanlah dengan saksama. Keputusan yang membuat kita nyaman belum tentu yang benar dan berakhir indah. Pertimbangkanlah masak-masak, termasuk dampaknya di masa depan—bagi kita maupun bagi orang-orang di sekeliling kita. Keputusan kita hari ini bisa menentukan hidup kita di hari esok dan ahkerat kita.(Ns)

Baca Juga!

Persatuan Dan Kerja Sama Dapat Menyelesaikan Permasalahan Bangsa

Karawang, 24 Juli 2018 Masih ingat beberapa waktu yang lalu dunia diramaikan dengan misi kemanusiaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *