Mengaku Anggota Badan Intelejen Nasional (BIN) dan Polisi, Seorang Pemuda Diringkus Polres Purwakarta

KARMET NEWS – Seorang Pemuda mengaku sebagai anggota Badan Intelejen Nasional (BIN) dan anggota Polisi gadungan berhasil diamankan oleh jajaran Polres Purwakarta, pada hari Minggu (01/4/2018) kemarin.

Wico Suma Atmaja (24) mengaku dirinya sebagai anggota BIN dan Polri saat melakukan aksi kejahatanya untuk menipu para korban.

Bahkan untuk meyakinkan korbanya, Ia membawa korban masuk ke area wilayah Makopolres Purwakarta.

“Setelah di Makopolres, dia melakukan penipuan kepada korban. Disana Dia mengaku sebagai anggota Polri dan BIN,” terang Kapolres Purwakarta AKBP Twedy Aditya Bennyahdi, Kamis (05/04/2018).

Baca Juga :

Coba-coba Buat Miras Oplosan Tewaskan 8 Orang

Saat berada di Polres Purwakarta, tersangka berpura pura menyita barang milik korban untuk dijadikan barang bukti.

Menurut laporan yang diterima, Wico telah melakukan dua kali penipuan kepada dua orang korban yang berbeda.

AKBP Twedy menyebut, pelaku berhasil mengambil handphone dan motor dari dua orang korban.

Tidak hanya mengaku sebagai anggota Polri dan BIN, pelaku juga menggunakan baju bergambar polri dan memiliki dompet berstiker Mabes Polri.

“Untuk menipu, tersangka menggunakan baju polisi agar korbanya percaya terhadap korban yang akan menjadi target,” ungkap Twedy Kapolres Purwakarta yang baru.

Bertujuan untuk mengembangkan tindakan kejahatan yang dilakukan Wico, polisi sengaja memperlihatkan wajah korban kepada wartawan saat press release.

Diduga, tersangka telah melakukan penipuan lebih dari dua kali. Dan dengan ditangkapnya tersangka, diharapkan masyarakat yang pernah ditipu olehnya agar segera melapor.

“Pelaku sengaja kami perlihatkan, diharapkan masyarakat yang pernah tertipu atau diperas oleh pelaku, kami persilahkan untuk melapor ke polres Purwakarta,” katanya

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu motor Yamaha Jupiter MX dan handphone hasil dari tindak kejahatanya.

Satu motor matik, kaos warna coklat hitam bergambar lambang Polisi, satu buah dompet warna hitam bergambar Mabes Polri dan lambang Provos Polri.

Selain itu, ditemukan juga satu buah kalung dengan gantungan berisi Kartu bertuliskan Badan Intelijen Negara lndonesia Raya.

Kepada tersangka Wico, Kami akan jerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman 4 tahun.(Ns)

Baca Juga!

Tugas Gubernur Bukan Hanya Menjaga Keamanan! GPII Karawang dan Jabar Menolak Pati Aktif Rangkap Jabatan di Pemerintahan

KARMET NEWS – Konstelasi politik di Jawa Barat (Jabar) bisa dianggap barometer politik nasional. Bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *