Menanyakan Acuan Standard Akriditasi Puskesmas

Karawang, (Karmet News)— Untuk mempersiapkan pelaksanaan Akreditasi yang akan diselenggarakan pada tahun ini beberapa Puskesmas di Karawang mulai berbenah, tetapi di tengah persiapan tersebut publik di hebohkan dengan mekanisme pengakreditasian Puskesmas yang sistimnya tidak ada kejelasan. Hampir di seluruh Puskesmas Karawang menanyakan tentang mekanisme pengakreditasian ini. Pihak Puskesmas atau pennggung jawabnya rata-rata merasa kebingungan bagaimana sebenarnya mekanisme yang di pakai dalam akriditasi tersebut.

Sosialisasi yang kurang serta anggaran yang tidak jelas berapa jumlahnya menjadi kendala bagi tiap Puskesmas yang ada di Karawang untuk mengetahui hal tersebut. Melihat hal demikian Team Karmet News, mencoba menyakan bagaimana sebenarnya metode yang di pakai oleh Dinas Kesehatan dalam menjalankan sistim akriditasi yang di terapkan.

Tetapi sangat disayangkan jawaban yang kami dapatkan dari petugas yang kami temui seolah-olah berusaha untuk mengelak dan mempingpong Para Awak Media yang ingin mengetahui masalah ini. Pada kesempatan pertama kami di sarankan menanyakan hal tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan dr Yuska, tetapi belum sempat kami menayakan pokok permaslahan tentang pengakriditaskan Puskesmas sudah di arahkan ke bagian akriditasi Puskesmas yaitu dr Koni. Disini kami dibuat tidak mengerti dengan jawaban yang kami ajukan tentang bagaimana sebenarnya mekanisme yang di pakai karena dr Koni sendiri hanya menjawab secara simbolis dan tanpa detail.

“Pihak dinas telah telah melakukan pekerjaannya sesuai prosedur yang tercantum di Permenkes”, terangnya tanpa mau menjelaskan secara detail bagaimana proses dari akriditasi tersebut, sedangkan untuk faktual data di lapangan masih banyak  dari Puskesmas-Puskesmas yang belum mengerti akan permasalahan tersebut.

Lebih jauh ketika kami mencoba menayakan berapa anggaran untuk sosialisasi dan anggaran akriditasi, seolah-olah dr Koni tidak mau menjawab dan berusaha melemparkannya ke bagian lain.

Awalnya kami hanya ingin mengetahui kejelasan dari permasalah akriditas ini agar pihak Puskesmas tidak mengalami kebingungan dalam hal metode akriditas yang dipakai di tiap-tiap puskesmas. Masyrakat umumlah yang nantinya akan menikmati dari program ini jika hal tersebut benar-benar di terapkan dengan baik dan benar, tentunya dengan sistim pelayanan yang memadai dan transparan di tiap Puskesmas yang ada di Kab Karawang.

Ada satu hal yang membuat kami merasa heran pesan dari perwakilan Dinas Kesehatan yang kami temui agar jangan di publikasikan tentang masalah akriditas Puskesmas tersebut. Sebanarnaya ada apa dengan hal Akriditasi Puskesmas sehingga susah sekali bagi kami Rekan-rekan Media dan Masyrakat umum mendapatkan informasi prihal tersebut, sementara program akriditasi Puskesmas  saat ini sedang diterapkan di Karawang.

 

Liputan:Opik/Ns

 

 

 

Baca Juga!

Ribuan Umat Islam Karawang Aksi Tolak LGBT, Tuntut Bupati Keluarkan Perda Atau Perbub

Karawang – Umat Islam Karawang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Karawang (ASPIKA) menolak kesetaraan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *