Kunjungan Yahya Staquf Ke Israel Menuai Kecaman dari Panglima LPI Pusat dan GPII Karawang

KARMET NEWS – Kecaman terhadap kunjungan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Staquf, ke Israel datang dari pengurus ormas tingkat nasional sampai level daerah.

Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Ust Maman Suryadi Abdurahman, menilai hal tersebut sangat melukai hati umat islam Palestina dan dunia.

Apalagi tentara Israel pada bulan-bulan ini menelan banyak korban jiwa yang berjatuhan dari warga Palestina akibat agresor yang dilakukan oleh Israel tanpa henti meski di bulan puasa.

“Sangat melukai Umat Islam Palestina dan dunia termasuk di Indonesia. Disaat pada yang sama kita sedang berjuang habis-habisan untuk membela Al Quds dan Palestine yang sedang mempertahankan kedaulatan negaranya dari penjajah Israel, tegasnya kepada karawangmetro.com, Selasa (12/06/2018).

Tidak hanya datang dari level tingkat kepengurusan Nasional, kecaman juga datang dari Ketua GPII Karawang yang berpendapat bahwa tindakan tersebut sangat melukai hati umat Islam.

“Sungguh sangat menyakitkan. Kelihatanya Alloh Ta’ala telah mencabut rasa kemanusiaanya, seperti hilang sensitifitasnya sebagai sesama saudara muslim. Sebagaimana kita ketahui, tiap detik rakyat Palestina saat ini merasakan penderitaan,” kecam Irwan Taopik.

Tidak ada lagi dialog dengan zionis Israel yang selalu mencedrai perundingan, sebagaimana  jelas dituliskan dalam sejarah Islam dan selama ini kita saksikan bersama.

Alasan kunjungan yang disampaikan untuk mengubah konflik menjadi kerja sama adalah slogan yang absurd dan usang. Kunjungan tersebut sangat melukai perasaan umat Islam Indonesia dan masyarakat dunia yang sejatinya cinta damai, pungkasnya.(Ns)

Baca Juga!

Ustad Tengku Zulkarnaen Cocok Pimpin MUI Gantikan K.H Ma’ruf Amin, Berwibawa, Membawa Kesejukan, Tidak Menjadi Corong Penguasa

JAKARTA- Setelah memutuskan maju sebagai bakal cawapres Joko Widodo di Pilpres 2019, KH Ma’ruf Amin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *