Wakil Ketua Koordinasi Pelapor Bela Islam (Korlabi), Persaudaraan Alumni (PA) 212, H.Novel Bamukmin,SH

KORLABI Tanggapi Pernyataan “Nyeleneh” Abdul Muin Hafiz

KARMET NEWS – Pemilihan Walikota Bekasi semakin ramai dan panas, hal itu tak lepas dari pernyataan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Abdul Muin Hafidz yang angkat bicara terkait keikutsertaan Alumni 212, untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2018-2023 di Pilkada serentak 2018 Pasangan Nur Suprianto dan Adi Firdaus.

Pernyataan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Abdul Muin Hafidz ditanggapi oleh Sekjen Korlabi ( Kordinator Pelaporan Bela Islam ) Ust Novel Bamukmin S.H., dan berikut tanggapanya.

“Saya melihat orang ini gagal paham dalam hal masalah agamanya sendiri dan sangat berbahaya degan ucapannya tersebut, pernyataan yang demikian bisa mendangkalkan akidah karena berbicara tanpa tuntunan agama islam. Padahal dia mengaku sebagai anggota atau pengurus ormas Islam tertentu, saya kira dan duga yang bersangkutan dangkal atas pemahaman agamanya dan saya menduganya yang bersangkutan berbicara berdasarkan kepentingan hawa nafsunya bukan atas tanggung jawabnya sebagai seorang muslim, terangnya kepada karawangmetro.com, Jum’at, (11/05).

Apalagi  dia ini mengakui anggota ormas islam tertentu yang seharusnya menyampaikan kewajiban sebagai orang islam untuk menyampaikan ayat-ayat Allah dan hadis Nabi Muhammad SAW berkenaan dengan perkara politik, karena Islam di dalam Al Qur’an juga mengajarkan untuk kita wajib mengerti dan tau tentang berpolitik atas perintah Allah didalamnya, Ayat-ayatnya di dalam Al qur’an jumlahnya kurang lebih ada dua puluh tiga ayat.

Dan patut untuk di pertanyanyakan keimanan orang ini yang mengenyampingkan ayat ayat Allah demi untuk yang saya ‘duga’ kepentingan pribadinya, dan saya berharap agar orang ini mendapat hidayah dari Allah agar segera bertaubat tidak mendukung atau bersekongkol dengan partai yang mendukung si penista agama dan mengkriminalisasi ulama, mendukung kemungkaran, ungkapnya.

Bahkan saya tidak bisa mengerti jalan fikiran orang ini, patut ‘diduga’ menjual nama ormas islam dan partainya atas kepentingan peribadinya. Oleh karena saya bukan anggota partai dan ormas tersebut, saya hanya mengikut Bpk Prof Dr Amin Rais sebagai Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni 212 dan saya selaku Humas Persaudaraan Alumni 212, artinya orang ini telah menyimpang dari agamanya, partainya dan ormasnya dan ini sangat mengerikan bisa termasuk kedalam orang-orang munafik, fasik dan dzolim hal itu menurut surat At Taubah ayat 84, haram di sholatkan jenazahnya kalau tidak tobat dalam mendukung partai dan calon wali kota pendukung penista agama dan yang mengkriminalisasi ulama, dan kita berlindung kepada Allah dari kemunafikan, kefasikan dan kedzoliman seperti ini ” naudzu billahi min zalika “, terang Ust Novel Lebih lanjut.

“Dan saya menghimbau  kepada warga Bekasi, ayo kita pilih calon walikota dan wakilnya yang beriman dan bertaqwa, yang pro kepada agama islam dan cinta kepada ulama dan Haram memilih calon walikota yangg didukung partai pro penista Agama, kriminalisasi ulama , pembubaran ormas Islam dan kemungkaran lainya, dan terahkir kami ucapkan selamat menanti datangnya Bulan Suci ramadan mohon lahir dan batin.(Ns)

Baca Juga!

LAKSANA (Laskar Siaga Bencana) FPI Tak Kenal Lelah Bahu Membahu Bantu Korban Gempa Lombok

Jakarta, 15/08/2018  – Jauh dari keriuhan konstelasi perpolitikan tanah air yang seolah menenggelamkan suasana duka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *