Ketua Umum FPI K.H Sobhri Lubis : Lambat Polisi Usut Kasus Yang Sama Dilakukan Ade Armando

KARMET NEWS – Ade Armando kembali dilaporkan ke pihak kepolisian. Kali ini, Dosen UI ini dilaporkan oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH.Shobri Lubis ke Bareskrim Mabes Polri (Gambir Jakpus).

Dan berikut adalah pernyataan resmi yang dikeluarkan Ketua Umum FPI K.H Sobhri Lubis terkait perkara Ade Armando:

1. Ade Armando sebagai seorang Akademisi telah sering melakukan perbuatan tidak pantas sekaligus jahat dan kotor, dari mulai Ujaran Kebencian dan Fitnah hingga Penodaan terhadap Agama dan Ulama.

2. Dia sudah “berulang-kali” dilaporkan masyarakat terkait Ujaran Kebencian dan Fitnah serta Penodaan Agama dan Ulama, tetapi prosesnya di polisi “super lambat” tidak sesigap saat polisi menangkap Aktivis 212, seperti Ust Alfian Tanjung dan Bang Jonru Ginting.

3. Akibat dibiarkan polisi, kini Ade Armando kembali melakukan tindak kriminal dengan memfitnah “FPI sebagai ANJING BINAAN POLISI”, maka dari itu kami minta Mabes Polri untuk segera menindak-lanjuti semua “Laporan Masyarakat” terkait kejahatan Ade Armando sebagai “Pelaku Kriminal”.

4. Kami juga akan menyurati secara resmi Rektor UI untuk “memecat” Ade Armando dari jabatannya di UI, karena telah menodai Dunia Akademisi dan mempermalukan nama besai UI.

5. Jika Ade Armando terus menerus dibiarkan polisi, maka jangan salahkan masyarakat kalau nanti ada anggota masyarakat yang bertindak sendiri-sendiri terhadapnya, karena sudah “frustasi” dengan penegakan hukum.

Demikian pernyataan resmi Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) K.H Sobhri Lubis.

Baca Juga :

Pernyataan Tegas Panglima LPI Saat Mendampingi Ketua Umum FPI K.H Sobri Lubis Melaporkan Ade Armando Ke Bareskrim

Sebelumnya Panglima Besar Laskar Pembela Islam (LPI), Ust Maman Suryadi Abdurrahman terkait perkara pelaporan Ade Armando yang lagi-lagi mendiskriditkan Umat Islam dan Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI).

“Melihat seringnya melakukan perbuatan yang demikian, Kami minta agar Ade Armando di proses secara hukum, ditangkap dan dipenjarakan sesuai hukum yang berlaku, baik untuk proses selama penyidikan ataupun nanti jika benar terbukti bersalah,” tegasnya.(Ns)

Baca Juga!

Seruan Panglima LPI : Menangkan Pasangan PAS (Prabowo-Sandiaga), Jadikan Rumah-rumah Laskar Seluruh Indonesia Sebagai Posko Pemenangan

Jakarta – Ijtima Ulama ke-2 telah sukses digelar pada Minggu, 19 September 2018, dan menghasilkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *