Muhammad Sholeh (Bantuan Hukum Front)

Dianggap Melecehkan Islam Sukmawati Dilaporkan ke Polres Karawang, Pesan ASPIKA Jaga Kodusifitas Dan Jangan Terprovokasi

KARMET NEWS – Puisi yang dibacakan Sukmawati dalam Pagelaran Busana 29 Tahun Anne Avantie terus menuai protes dari ummat Islam. Pada acara yang dihelat di Jakarta Convention Center, Kamis (29/3/2018) itu, Sukmawati membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang isinya melecehkan syariat Islam dan suara azan.

Setelah video tersebut viral, protes yang terjadi tidak saja di Jakarta, bahkan merembet sampai tingkat daerah pun kini mulai menyuarakan untuk memperkarakan masalah tersebut ke jalur hukum. Hari ini element umat Islam yang tergabung dalam ASPIKA (Aliansi Pergerakan Umat Islam Karawang) akan melaporkan masalah pelecehan terhadap agama Islam ini ke Polres Karawang.

Dan berikut adalah tanggapan dari Muhammad Sholeh yang merupakan perwakilan ASPIKA berasal dari BHF (Bantuan Hukum Front).

“Kami merasa sangat tersinggung dan mengutuk keras atas apa yang dilakukan Sukmawati! Perbuatanya telah mencidrai arti kebhinekaan yang telah kita sepakati bersama. Jadi, jika selama ini Sukmawati mengakui dirinya seorang yang pancasialis, tetapi aktual dalam konsep pemahaman kebhinekaan ternyata dia tidak faham. Perbuatanya telah melukai umat Islam dan menodai agama Islam,” terang Muhammad Sholeh, Rabu (04/04/2018).

Baca Berita Terkait :

ASPIKA Karawang Ikut Tanggapi Perkara Sukmawati Yang Diduga Lecehan Agama Islam, Besok Akan Laporkan ke Polisi

Akan Dilaporkan ke Bareskrim oleh FUIB dan KORLABI, Sukmawati Bersikukuh Tidak Mau Minta Maaf Pada Umat Islam

Sebagai warga negara, yang katanya dia menjujung tinggi pancasila dan bejiwa pancasialis, ternyata tidak ada bukti kongkret dengan perbuatan yang dia lakukan. Terbukti Sukmawati tidak bisa menjaga lisanya, tidak mengerti dan faham akan syariat Islam. Pernyataan atau puisi yang dia bacakan sangat berbahaya dan mengancam persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa. Ungkapnya.

“Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi hukum, maka kami dari (ASPIKA) akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan yang bersangkutan ke pihak kepolisian dengan pasal penistaan dan penodaan terhadap agama Islam yaitu pasal 156a. Perbuatan yang telah dia lakukan kami rasa telah memenuhui unsur pasal tersebut.” Terangnya.

Rencananya hari ini, sekitar jam 10.00 kami dari ASPIKA akan melaporkan Sukmawati ke Mapolres Karawang. Pesan kami kepada ummat Islam di Karawang dan umumnya di Indonesia jangan terprovokasi dan tetap jaga kondusifitas. Pungkasnya.(Ns)

 

 

Baca Juga!

Ustad Tengku Zulkarnaen Cocok Pimpin MUI Gantikan K.H Ma’ruf Amin, Berwibawa, Membawa Kesejukan, Tidak Menjadi Corong Penguasa

JAKARTA- Setelah memutuskan maju sebagai bakal cawapres Joko Widodo di Pilpres 2019, KH Ma’ruf Amin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *