Deklarasi Wartawan Karawang, Pilgub Jabar 2018 Bersikap Netral

KARAWANG – Belasan wartawan Karawang yang bekerja dibeberapa media online, cetak dan televisi siang tadi bersepakat melakukan deklarasi independensi sikap netral sebagai langkah nyata dalam menegaskan profesionalitas wartawan. Hal itu dilaksanakan usai acara sosialisasi Pilgub Jabar bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang, bertempat di Cafe Rumpi, Bilangan Interchange, Karawang, Senin, (25/06/2018).

Secara bersama-sama belasan awak media ini mengucapkan “Wartawan adalah Independen”, sambil melakukan swafoto bersama.

Wartawan diibaratkan sebagai jasadnya dan independensi adalah ruhnya yang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

“Wajib hukumnya bagi wartawan untuk bersikap independen atau netra dalam menyikapi Pilgub serentak 2018 maupun Pilpres 2019 nanti,” ucap Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Karawang, Ega Nugraha, yang juga menjadi pemateri acara sosialisasi bersama KPU Karawang siang tadi.

Walapun selama ini wartawan terkendala oleh pemilik modal di media tempat mereka bekerja yang tentu mungkin mereka memiliki berbagai kepentingan wartawan harus bersikap netral.

“Walaupun pemilik modal media tempat kita bekerja memiliki kepentingan, kita harus sebisa mungkin untuk menjaga independensi kita sebagai awak media,” ujarnya.

Sementara itu ungkapan yang senada juga dikemukakan oleh Wartawan Radar Karawang, Ahmad Fauzi yang mengibaratkan bahwa wartawan berada curva dirantai makanan paling atas.

“Kalau seperti rantai makanan, wartawan itu posisisnya paling atas tidak ada yang bisa ‘memakan’ kita,” ucapnya.

Maka dari itu karena posisi wartawan yang sangat dominan tersebut, akan menjadi lebih berharga ketika independensi dan netralitas dikedepankan bila dibandingkan untuk kepentingan perusahan media maupun pilihan politik pribadi.

“Intinya Netralitas dan Independen wajib dikedepankan, karena profesionalitas wartawan dilihat dari hal tersebut. Walaupun tidak dipungkiri pemilik media tempat dia bekerja memiliki kepentingan dan wartawan pasti punya pilihan politik pribadi,” pungkasnya. (ZAR)

Baca Juga!

Polemik, Soal ‘Budek-Buta’, Ma’ruf Diberi Tenggat 10 Hari Minta Maaf

Bandung, 13/11/2018 – Forum disabilitas Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Tunanetra Menggugat meminta calon …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *