ACTA (Advokat Cinta Tanah Air )

Breaking News…!!! ACTA Akan Laporkan 2 Mentri Joko Widodo ke Ombudsman RI Terkait Dugaan Maldministrasi Tidak Netral Dalam Pemilu

Jakarta – Pemilihan Presiden masih akan belangsung pada 19 April 2019 dan saat ini belum memasuki massa kampanye. Namun, beberapa Mentri dan ASN diindikasikan tidak netral dan mengajak secara langsung untuk mendukung Jokowi dua periode. Padahal seharusnya sebagai ASN dan pejabat negara harus bersikap netral dan tidak ikut dalam politik praktis yaitu dukung mendukung terhadap calon yang ikut dalam kontestasi Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, ACTA ( Advokat Cinta Tanah Air ) hari ini berencana akan melaporkan Mentri dan ASN yang diduga berpolitik praktis mendukung dan mengarahkan untuk memilih Jokowi ke Ombudsman RI.

“Tidak seharusnya sebagai ASN dan Mentri sebagai pejabat publik dan pejabat negara berbuat yang demikian, hal tesebut sangat disayangkan, maka dari itu hari ini kami akan melaporkan mereka ke Ombudsman RI,” terang Ust Novel Bamukmin SH,.selaku Wakil Ketua ACTA.

Rencananya hari ini sekitar jam 15.00 WIB, kalau saat ini kan belum masuk massa kampanye kok sudah dukung mendukung, tegasnya.

Dan berikut adalah release dari ACTA, yang rencananya pada hari ini mengumumkan keberatan atas dugaan maladministrasi yang dilakukan oleh dua orang menteri kabinet kerja dan satu orang ASN.

Bersama ini kami melaporkan dugaan Maladministrasi berupa perbuatan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyuarakan Jokowi dua periode dalam acara resmi dihadapan ribuan Kepala Desa pada tanggal 25 Juli 2018. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo yang juga menyatakan jika Jokowi terpilih, dana desa bisa naik lagi, dan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar yang sebagai ASN menyampaikan pesan Pak Tjahjo Kumolo kepada JAMAN, tunjukkanlah kecintaan Anda pada Pak Jokowi pada 17 April 2019 di hari pencoblosan untuk Presiden Republik Indonesia 2019-2024.

Dan berikut alsan ACTA membuat laporan ke ombudsman, Ada dua alasan yang memperkuat laporan kami ini, yaitu sebagai berikut :

Pertama, Pernyataan dua menteri selaku Pejabat Negara dan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar tersebut berpotensi  melanggar azas netralitas yaitu berpihak terhadap salah satu Pansangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, yang terbukti ketidaknetralannya yang dilakukan didepan umum, bahkan diliput oleh berbagai media.

Kedua, Pernyataan dua menteri selaku Pejabat Negara dan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar tersebut berpotensi  melanggar ketentuan Pasal 2 huruf f UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara yang mengatur penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan azas netralitas. Dengan demikian kedua menteri itu juga patut diduga telah melakukan maladministrasi sebagaimana diatur Pasal 1 angka 3 UU Nomor 37 Tahun 2008 Tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Demikian release dari ACTA yang kami terima, Jakarta 7 September  2018, Advokat Cinta Tanah Air, Sekretaris Dewan Pembina, (M. Said Bakhrie, S.Sos,.S.H.,M.H.).(Ns).

Baca Juga!

Polemik, Soal ‘Budek-Buta’, Ma’ruf Diberi Tenggat 10 Hari Minta Maaf

Bandung, 13/11/2018 – Forum disabilitas Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Tunanetra Menggugat meminta calon …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *