Bom Surabaya, FPI DPD Jawa Timur Kutuk Keras Pemboman Tiga Gereja, Hal Tersebut Perbuatan Biadab

KARMET NEWS – Ledakan bom bunuh diri yang terjadi di tiga titik di Surabaya, Jawa Timur, Pada Minggu pagi, 13 Mei 2018 membuat rakyat Indonesia kembali berduka.

Lokasi pertama terjadinya ledakan adalah di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel, Kecamatan Gubeng. Kemudian, lokasi kedua terjadi di sebuah gereja di Jalan Diponegoro, dan lokasi ketiga sebuah gereja di Jalan Arjuna.

Kejadian memilukan tersebut mengundang kecaman dan kemarahan dari berbagai lapisan masyarakat dan ormas Islam.

Dan berikut adalah pernyataan sikap DPD FPI Jawa timur terkait tragedi bom Surabaya tadi pagi yang disampaikan kepada karawangmetro.com, Minggu, 14 Mei 2018.

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله سيدنا محمد ابن عبد الله وعلى آله وصحبه ومن والاه
اما بعد :

Kami atas nama DPD FPI JATIM sangat prihatin dan menyesalkan serta mengutuk dengan adanya pengeboman di tiga gereja , yaitu :

1. Gereja santa maria tak bercela (SMTB) di Ngagel
2. GKI Diponegoro
3. GPPS Sawahan Arjuna

Kami segenap jajaran pengurus DPD FPI Jawa Timur serta semua sayap juangnya, mengucapkan bela sungkawa kepada saudara kami sesama anak bangsa yang telah mendapatkan musibah oleh perbuatan biadab ini dengan sedalam dalamnya, sebab anak bangsa yang baik tidak akan melakukan hal yang demikian. Dengan ini kami mengajak segenap umat Islam untuk menjaga Jawa Timur, utamanya Surabaya dari tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran islam ini.

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَيَسُبُّوا اللّٰهَ عَدْوًاۢ بِغَيْرِ عِلْمٍ  ۗ

“Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan.
(QS. Al-An’am 6: Ayat 108)

والسلام
Habib Haidar Al-hamid (Ketua Tanfidz Jawa Timur)
Ustd Moh Choiruddin (Sekda FPI Jawa Timur)

Demikian release yang disampaikan oleh FPI DPD Jawa Timur.

Peristiwa tadi pagi memang tragedi yang sangat memilukan bagi Indonesia. Hampir setiap tahun menjelang ramadhan, hari raya Idul Fitri dan Natal, serta tahun baru terjadi rangkaian bom yang terjadi di Indonesia.

Semoga kejadian yang terus berulang tersebut segera diatasi oleh aparat penegak hukum yang berwenang dan segera dapat mengungkap siapa aktor intelektual di belakangnya.(Ns)

Baca Juga!

Ramadhan Berbagi, Rumah Zakat dan Gramedia Karawang Beri Santunan Untuk 100 Anak Yatim

KARMET NEWS – Bertempat di Lt 2 Gramedia Store Karawang, Rumah Zakat bekerja sama dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *