Bimata Politica Indonesia (BPI) : Jokowi Dikalahkan Oleh Janji-janjinya Yang Tidak Terwujud

KARMET NEWS, 01/05/2018 – Untuk menang di Pilpres 2019 mendatang bagi Jokowi menurut Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha sangat sulit.

Hal tersebut kata dia, terbukti dari berbagai hasil survey yang sebagian besar, menyatakan jika masyarakat ingin presiden baru pada 2019.

“Jokowi diposisi yang sangat sulit walaupun sebagai pertahana dengan didukung mayoritas parpol di Indonesia akan tetapi banyaknya parpol pendukung bukan jaminan untuk menang melawan calon lainnya," terangnya pada media.

Baca Juga :

Panitia Lalai, Dua Orang Meninggal Di Acara Bagi-bagi Sembako di Monas, Polisi Belum Bertindak

Lebih lanjut, persepsi ganti presiden 2019 ini sudah sudah menjadi mindset publik dan akan terus membesar, bukan karena alasan ketidaksukaan subyektif kepada pertahana, akan tetapi akibat pertahana tidak mampu menyelesaikan janji-janji kampanye pada 2014 lalu.

“Jadi lawan terberat Jokowi ini sebenarnya bukan sosok tetapi janji kampanye Jokowi yang tak kunjung terealisasi, tercatat Jokowi tidak mampu merealisasikan janji kampanyenya hingga 50%, maka lawan siapapun diyakini Jokowi akan tumbang, tinggal publik memilih saja jika ingin kalahkan Jokowi secara telak jelaslah sosoknya ada di Prabowo karena sudah mempunyai modal elektabilitas yang tinggi, ” pungkasnya.(Ns)

 

Sumber : journalnews.com

Baca Juga!

Tugas Gubernur Bukan Hanya Menjaga Keamanan! GPII Karawang dan Jabar Menolak Pati Aktif Rangkap Jabatan di Pemerintahan

KARMET NEWS – Konstelasi politik di Jawa Barat (Jabar) bisa dianggap barometer politik nasional. Bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *